Rabu, 11 Mei 2016

Catatan yang tertinggal......

Seperti yang tercatat di buku kecilku..........


Makassar, Garuda, di tengah angkasa luas.. 19 April 2016....
11.20 siang waktu jam tanganku (entah sekarang pukul berapa di Mks dan di Jeddah)....

.... labbaika lahumma labbaik....
Disinilah aku di tengah angkasa luas ciptaanMu, hendak menuju rumahMu yach Allah...., rasa haru itu menyeruak memenuhi rongga dadaku... entah mengapa rasa haru itu terus saja hadir... di saat penumpang yang lain tengah terlelap didalam tidurnya aku hanya ingin terus menangis..... sebagian orang berkata bahwa ketika sesaat pesawat akan mendarat di bandara King Abdul Azis, Jeddah.... maka rasa haru itu akan muncul... tapi aku tidak... selepas sholat subuh di Masjid Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, haru itu terus saja menyeruak dan akhirnya tumpah ketika aku menelpon dan mendengar suara orang tuaku... aku hanya terus berharap semoga perjalanan ini lancar dan ibadahkupun lancar... meski aku tahu aku hanya manusia yang penuh dengan dosa yang tengah menuju rumahMu dan memenuhi panggilanMu untuk memohon segala ampun dan memohon segala kasihMu......

Kabbah itu........ tdk bs di uangkapkan dengan kata2... :')
"Kembali mencatat ini... ketika angan dan rasa rinduku begitu menggunung terhadap tanah hrmmu... semoga kelak bisa ke sana lagi.... Aamiin..... :') ".....
Banyak yang blg menceritakan perjalanan ke tanah haramMu akan menggugugurkan segala amalan dan ibadah kita... tapi hanya Engkaulah yang tau maksud dari segala tulisan2ku ttg tanah haramMu.... (paling tidak dengan ceritaku bisa menginspirasi beberapa teman unk segera ke sana... :))





"Angan yang selalu mengembara ke Sana... "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar