Senin, 14 Juli 2014

menangis......

Menangislah.... karena dengan menangis, rasa sakitmu akan sedikit berkurang
Menangislah.... karena dengan menangis, engkau tau bahwa hidup bukan hanya bahagia
Menangislah.... luapkan semua emosi dan rasa kecewamu
Menangislah.... biar lara yang terpendam hanyut bersama derai air matamu
Menangislah.... biar angkara didalam jiwamu musnah bersama air matamu
Menangislah.... karena dengan menangis ternyata engkau memang seorang perempuan




"ketika menangis menjadi pelipur lara"

Rabu, 02 Juli 2014

sekali lagi....

benteng batu yang dulu ku bangun karena rasa kecewa.....
perlahan luruh dan melunak........, padahal aku suka di sana
aku suka dengan sisi keras benteng batu itu, 
aku suka dengan kesunyian yang ada di sana
aku merasa damai dalam bayangan yang hanya hitam putih itu
aku suka menikmati kesendirian disana sambil membaca aksara-aksarMu
atau sekedar bercengkrama dengan buku2 mungil yang sll menarik perhatianku
sekarang, benteng batu itu tidak berdiri dengan "angkuhnya" lagi
perlahan ia menerima kembali pendaran sinar berwarna
ada banyak cahaya, yg membuatku tersadar kembali bahwa bkn hanya ada hitam dan putih sj
dan karena pendaran cahaya itu pula aku nyaris buta karena silaunya
ingin kembali kubangun benteng batuku
ingin menikmati dinginnya dinding-dinding batu itu
dan entah mengapa setiap ku mencoba
selalu saja warna-warna baru menghentikannya
dan aku tidak suka dengan itu
karena aku tau bahwa wrna-warna baru itu hanya sesaat
suatu saat ia akan pergi dan menghilang
dan jikapun ia tetap ada dia hanya warna abstrak, rumit, yang tidak pernah ku mengerti





"Mengotori RamadhanMU dengan curhat tdk perluku..... ampuni aku yach Rabb hiks..... :'( "