Rabu, 25 Mei 2016

Tentang kesimbangan alam

Akhir-akhir ini di kotaku selalu saja hujan deras jika sudah menjelang malam hari... dan tentu saja hujan adalah anugrah yang patut kita syukuri..., semenjak aku lahir... sampai sekarang aku mengenal kotaku sebagai kota yang "dianugrahi".... kenapa seperti itu? yach karena kotaku adalah kota yang yang kaya akan nikkel sehingga kotaku menjadi salah satu satu penghasil nikkel terbaik di dunia dan sebuah perusahaan besar berdiri di sini, dan  perusahaan itu menghidupi sebagian besar warga kotaku.... (termasuk aku hehehe ^^)..., kotaku tidak pernah mengalami kekeringan... karena sepanjang tahun hujan selalu saja turun dengan siklus normal, dan kotaku juga jauh dari banjir... karena sepanjang tahun matahari bersinar dengan terang... hampir tidak ada musim tertentu di kotaku dengan kata lain panas dan hujan selalu muncul seimbang... sebuah siklus yang patut di syukuri.....

Beberapa tahun terakhir ini di kotaku juga tengah marak dengan penghasilan lain di samping nikkel tadi..., warga mulai ramai2 menjadi petani... dan karena kotaku berada di atas ketinggian 300 meter dari permukaan laut... maka kotaku sangat cocok di tanami lada/merica, dan entah siapa yang memulai... akhirnya kotaku menjadi salah satu penghasil lada/merica terbaik di sulawesi..., harganyapun bersaing di pasaran dan muncullah petani2 lada/merica  yang jumlahnya tidak bisa di katakan sedikit .... awalnya warga menanam merica memang di lahan yang mereka miliki dan semuanya berjalan normal, tetapi lama kelamaan mulailah di buka ladang-ladang baru untuk menanam merica..., tanah-tanah yang dahulu kala di tumbuhi dengan pohon-pohon besar ataupun pohon-pohon raksasa ... sekarang bersalin rupa menjelma menjadi tiang-tiang merica..., sedikit demi sedikit gunung-gunung mulai di "gunduli"... untuk membuka lahan baru, dan tampak di kejauhan gunung dan bukit mulai di "tumbuhi" dengan tiang-tiang merica.... sebagian petani merica yang menjadi pelopor penanaman merica tidak sepakat dengan penggundulan hutan karena mereka menanam merica dengan siklus yang benar dan tidak "mencederai" hutan-hutan yang masih perawan... tetapi sebagian yang lain tidak memikirkan hal itu... mereka hanya berupaya untuk menghasilkan merica sebanyak mungkin....

Dan apa yang terjadi??, seminggu terakhir di kala hujan deras melanda... air mulai tergenang... awalnya hanya di jalanan... tetapi 2 hari ini air sudah mulai memasuki perumhan warga.... hal yang tidak pernah terjadi di kotaku....,, sepertinya ekosistem alam di kotaku sudah mulai tidak seimbang... hanya menunggu waktu saja jika beberapa petani tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan, kotaku akan menjelma menjadi kota Jakarta jika disinggahi hujan sesaat saja, yach hanya menunggu waktu saja !!!! ..., pohon-pohon yang dulu menjadi "peresap" air di kala hujan lebat... sekarang telah tumbang dan tergantikan dengan pohon-pohon merica..., sungguh aku menjadi takut dan resah.... jika kotaku akan berubah menjadi kota langganan banjir.....

Hal yang terjadi dia atas sebenarnya adalah peringatan bagi masyarakat yang menjadi petani merica "nakal"..., bahwa membuka lahan harus di barengi dengan pelindungan hutan... karena dampaknya akan dirasakan oleh semua warga... bukan hanya petani merica "nakal"... tetapi petani merica yang baik dan benar, dan warga yang bukan petani juga akan merasakannya.... semoga apa yang terjadi di malam kemarin bisa menjadi pelajaran... bahwa jika kita tidak bersahabat dengan alam... maka bencana besar akan menanti..... aku teringat sebuah kalimat kecil di postingan FB..... jika alam bisa berkata maka dia akan berkata..... " JAGA ka.... dan KUJAGA ki..."..... dan itu benar adanya..................................



"Semoga ketakutanku akan bencana banjir tidak akan terjadi...... "

Senin, 23 Mei 2016

Ayam Goreng Kecap untuk harber...

Yuuppp... sabtu kemarin Liqo mengajiku sudah sampai pada acara harber... harber itu adalah hari bersama yang artinya liqo mengajiku mengadakan pertemuan mengaji (biasanya mengaji dan tarbiyah) tetapi dirangkaikan dengan acara makan-makan... dan beberapa games... kemarin acara harber kami di adakan dipantai, dengan menu nasi kuning dan pelengkap lainnya... sebenarnya di awal kesepakatan,menu yang kami akan buat bukanlah nasi kuning... tetapi nasi goreng yang harus di buat masing-masing dan akan di perlombakan....., tetapi karena beberapa teman sepertinya lagi gak mood memasak ^^ (atau memang tidak tahu hehehe... ), maka kami sepakatilah bahwa perlombaan membuat nasi goreng di tiadakan dan berganti dengan menu nasi kuning yang di buat oleh kami-kami dengan cara membagi tugas (pssstt... di buatnya boleh di bantu dengan mama atau buat sendiri hehehe)... aku kebagian membuat ayam goreng kecap dan es buah... aku mendapat 2 tugas karena aku yang tawari... hehe.. karena memang doyan masak sich.... ^^.... soo.. meski ayam ini bahannya simple dan cara masaknya gampang.... tapi rasanya tetap maknyyuuusss.... so simak bahan dan cara buatnya yyuukkk....
gambarnya rada-rada buram... so.. sory yach guys
Bahan : 
1. 1 kg ayam
2. 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong2 memanjang
3. 8 siung bawang merah
4. 6 sing bawang putih
5. 3 buah cabai merah
6. Air asam jawa secukupnya
7. Kecap manis secukupnya
8. Air jeruk nipis secukupnya (untuk lumuran ayam)
9. Garam secukupnya
10. Penyedap rasa secukupnya

Cara buat :
Potong-potong ayam menjadi bagian-bagian kecil, beri garam dan air jeruk nipis diamkan sebentar (5-10 mrnit), goreng ayam pada minyak panas sampai ayam berubah warna dan matang, lalu sisihkan.... haluskan bahan 3 - 5, lalu tumis sampai aromanya keluar... lalu masukkan irisan bawang bombay dan tumis lagi sampai bawang bombay layu... masukkan air asam jawa dan juga kecap... tambahkan garam dan penyedap rasa... dan tumis lagi sampai bumbu mengental... setelah mengental icip-icip rasanya, tambahkan garam jika masih tawar ^^ dan tambahkan juga penyedap rasa... lalu masukkan ayam yang sudah di goreng tadi... aduk sampai semua bumbu menutupi seluruhi ayam... angkat dan beri garnis yaitu cabe merah yang sudh di rajang halus-halus... dan ayam kecap kitapun jadi.......

N... selamat menikmati ayam kecapnya yach guys... oh iya kalo catatan ku ini bacanya rada-rada ribet... teman-temna bisa liat di cookpad aku yach... https://cookpad.com/id/resep/742395-ayam-goreng-kecap....




"hasrat masak kambuh lagi... hehehe... " 

Jumat, 20 Mei 2016

Perjalanan Bermakna...

Hari itu di penghujung tahun 2015, di saat aku hendak menunaikan sholat dhuhur di masjid tempatku bekerja, tidak sengaja aku mendengar obrolan ibu kira (salah satu rekan kerja seniorku)… yang memberitahukan ke salah satu rekan kerjaku (Nanni) bahwa rombongan keberangkatan umroh mereka kurang 1 org lagi… beliau memang merencanakan untuk berangkat umroh bersama orang tua dari beberapa rekan kerjaku di bulan April tahun 2016… dan deggg… terbesit dalam hatiku kenapa aku tidak ikut saja???, selagi aku masih lapang, sehat-sehat dan memang dari jauh-jauh hari aku merencanakan hendak ke sana….. dan terjadilah perbincangan itu….

“Bu…. Saya mi saja yang isi kekosongan yang 1 orang itu, mumpung ada uangku, ada waktu dan masih sehat-sehat ka bu….” Ibu kira : benar kow nik??, kalo memang mau kow saya tunggu transferan uangmu palena… di akhir bulan ini nach… karena maumi pelunasan orang… “ aku : oww iya bu… besok keputusannya lek… sya Tanya dulu kakakku karena pernah na bilang mau berangkat sama-sama…. Ibu kira : okay nik… sya tunggu besok yach…..
Sore harinya di rumah…. Aku : Mammix kiran… jelasjikah rencanamu mau umroh tahun depan??? Kalau memang masih abu-abu… berangkat duluan mi ka sya lek…, mumpung ada paketnya bu kira yang kosong dan paket promo pula… sama ka bu kira dan adeknya dokter Irma…., dalam hatiku mumpung sya masih lapang dan masih sehat-sehat… sapa tau besok-besok sudah tidak ada kesempatan…., Mammi kiran : oow okay berangkat mi kow duluan dek…..karena belum jelas juga saya ini ….

Dan setelah aku sudah sepakat dengan kakakku maka aku menyampaikan niatku ini kepada orangtuaku… dan mereka menyambut dan menyetujui rencanaku dengan rasa syukur yang teramat…., di keesokan harinya di sela-sela kesibukanku… aku menyempatkan diri ke ruangan bu kira untuk menyampaikan kabar bahwa aku acc insyaallah ikut dalam rombongan….Ibu kira memberitahukan dan menjelaskan persyaratan-persyaratan yang harus aku penuhi dan sekali lagi ibu kira mengingatkan untuk segera mentransfer dana yang dibutuhkan…..

Sambil menunggu jadwal keberangkatakan aku menyiapkan beberapa hal lagi, dan menabung-nabung lagi (hehe…^^) untuk peganganku nanti di sana… dan pada saat pergantian tahun… di bulan Januari aku berangkat ke kota Makassar untuk melakukan syarat yang harus dipenuhi semua calon Jemaah umroh yaitu suntik meninghitis… karena aku masih tidak tau harus kemana… maka sekali lagi aku “merepotkan” sahabatku Mala untuk mengantar aku ke pelabuhan Makassar… tempat orang-orang untuk melakukan suntik meninghitis… dari sana aku bertolak ke pasar butung untuk membeli beberapa potong baju yang akan aku gunakan di sana nanti…. Setelah aku merasa cukup… maka aku kembali ke rumah kakak… dan berterimakasih sekali lagi dengan mala….
Di awal bulan April 2016 ibu kira mendapat kabar bahwa rombongan kami berangkat insyaallah tanggal 19 April dari kota Makassar… dan mulailah aku menyiapkan segala keperluanku dengan melist (mencatat) apa-apa saja yang harus aku bawa… mulai dari pakaian seragam, pakaian ihram, dll……, mengurus dan membooking pesawat untuk keberangkatanku dari Sorowako ke Makassar dan dari Makassar ke Sorowako……
Dan Sampailah hari yang ku tunggu-tunggu itu….

Masjid Nabawi, Madinah

Pintu Kabbah

Bersama Grup C

Sa'i
Senin, 18 April 2016….
Pukul setengah 5 subuh aku sudah bangun… menyiapkan diri dan mengecek sekali lagi barang-barang yang akan kubawa (yang kutau setelah disana masih ada barang yang ketinggalan hehe), setelah sholat subuh dan sarapan pagi, dengan di antar bapak + Mama dan kakakku… aku berangkat ke bandara Sorowako pada pukul 6 pagi… aku berangkat berdua saja dengan bu kira karena rekan-rekan kami yang dari Sorowako berangkat duluan (hari minggu) dengan menumpang bis,,, dan janjian akan bertemu lagi di kantor Abu Tour (trafel kami) pada saat penyetoran koper….. pukul 7.30 kami mendarat di bandara Sultan Hasanuddin… setelah mengurus barang-barang dan menemani bu kira sarapan pagi… kami berangkat menuju kantor Abu Tour untuk menyerahkan koper kami…., tiba di sana kami segera menyetorkan koper kami… dan bertemu dengan Rombongan kami yang lain (Ibu + Bapak nanni dan ibu + Bapak Itto), setelah urusan koper dan asuransinya selesai aku dan bu kira berangkat mencari penginapan…. Siang harinya aku janjian dengan mala untuk bertemu dan sekali lagi menyiapkan segalanya berdasarkan pengalaman mala (mala sudah pernah umroh), dan membeli beberapa camilan untuk bekal di perjalanan… menjelang magrib aku kembali ke penginapan dan beristirahat…..

Selasa, 19 April 2016….
Pukul setengah 4 pagi aku dan bu kira sudah bangun… dan kembali bersiap-siap karena dari trafel Abu Tour kami diinstruksikan agar berkumpul di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 5 subuh (paling lambat) dan sholat subuh di sana… setelah mandi dan sarapan… kami berangkat menuju bandara Sultan Hasanuddin dengan menumpang Taxi hotel….. sesaat memasuki area bandara… suara Adzanpun berkumandang… kamipun singgah di Masjid bandara untuk menunaikan ibadah sholat subuh berjamaah…. Setelah itu… kamipun berangkat menuju bandara dan menunggu di terminal keberangkatan… dan di sana pula kami di beri ID Card, sampul passport, kupon air zam-zam dan beberapa potong roti untuk sarapan… dan di sana pula kami berjumpa dengan rombongan kami dari Sorowako…, setelah menunggu berjam-jam…. Akhirnya pada pukul 09.30 barulah kami bording… tentunya dengan melewati beberapa persyaratan diantaranya pemeriksaan keimigrasian…. Dan kurang lebihpukul 10.00 WIB..dengan membaca bismillah dan doa kami terbang ke angkasa luas menuju Baitullah….. kami di atas pesawat kurang lebih 11 jam… dengan rasa lelah, dengan badan yang pegal, tetapi dengan semangat yang menggebu-gebu… akhirnya kami tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah…. Waktu di sana masih menunjukkan pukul 16.35.. atau jam stgh 5 sore… seharusnya kami tiba disana pada pukul 09.30 malam waktu Indonesia (aku tau karena jam tanganku masih setinggan Indonesia hehe)… tetapi karena perbedaan waktu 5 jam… maka kami tiba di sana pada saat matahari belum tenggelam…. Rasanya aneh sekali karena siang hari kami menjadi lebih panjang….

Setelah melakukan pengecekan keimigrasian dan sholat ashar… kami bersiap-siap untuk melakukan perjalanan ke kota Madinah… tetapi karena sesuatu dan lain hal… maka keberangkatan kami ke kota Madinah menjadi molor…. Dan kami berangkat pada pukul 8 malam waktu Jeddah….. (Jam 1 dini hari di Indonesia), dan disinilah kami berjumpa pertama kali dengan Ustad kami… Pembimbing sekaligus Guide Tour kami selama kami melakukan ibadah Umroh… beliau bernama Ustad Basit….
Dan di snilah aku merasakan lelah yang teramat… setelah aku menerawang dan mengingat-ingat..pantas saja aku sudah mulai lelah… karena sebenarnya sudah hampir 24 jam, aku belum tidur dan tidak beristirahat (sebenarnya aku bisa saja tidur di atas pesawat tadi…. Tapi entah mengapa mataku tidak bisa terpejam sama sekali)… dan nantilah di atas bis setelah makan malam… baru aku bisa sedikit memejamkan mata…, waktu tempuh Jeddah dan Madinah adalah 5 – 6 jam….

Rabu, 20 April 2016
Suara Ustad sayup terdengar membangunkan kami di saat bus kami telah memasuki kota Madinah di pukul 2 kurang dini hari waktu setempat…. Sepanjang memasuki kota Madinah kami bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW… dan tiba-tiba rasa haru itu mampir dan tumpah seketika … karena diriku tidak menyangka bahwa aku sekali lagi di muliakan oleh Allah SWT untuk mengunjungi tanah sucinya…. (ketika aku menegok kebelakang ternyata bukan hanya aku yang meneteskan air mata, tetapi hampir seluruh penumpang bis ^^…..)
Kami sampai di hotel pukul 2 dini hari… sambil menunggu pembagian kunci kamar… aku dan rombongan ingat belum melakukan sholat isya…. Dan bersama rombongan (ibu2nya) kami mencari Masjid paling agung di kota Madinah, Masjid Nabawi… ternyata hotel kami berdekatan sekali dengan Masjid Nabawi… dan betapa kagumnya aku dengan masjid itu… sampai aku tidak bisa berkata-kata dan sekali lagi mengucap syukur dan meneteskan air mata… aku dan rombongan melakukan sholat… dan tentunya melakukan sholat-sholat sunnah lainnya… pukul 3 dini hari kami kembali ke penginapan…, mengurus barang-barang  dan membersihkan diri… sesaat setelah kami selesai membersihkan diri… Adzan subuh pertama berkumandang… dan kamipun bersiap-siap untuk ke masjid Nabawi untuk melakukan Ibadah sholat Subuh….
Setelah melakukan sholat subuh… kami menunggu hingga terbit matahari…, dan pulang ke penginapan untuk sarapan…. Dan terkaget-kagetlah aku… karena di sekitar masjid Nabawi sudah ramai dengan teriakan para pedangang… dan sepertinya telah terbentuk pasar kaget di subuh hari (aku menamainya pasar buka lapak.com hehehe)… banyak yang mereka jual… dari pakaian, jilbab, kurma, coklat dll… yang harganya memang murah (oh iya 1 riyal di sana setara dengan 3.700 rupiah) sehingga menggiurkan sekali untuk di beli hehehe…. Setelah puas keliling-keliling… maka kami kembali ke penginapan untuk sarapan dan bersiap untuk melakukan tour kami yang pertama….
Tour kami yang pertama adalah mengunjungi makam Rasulullah…., kami mendengar arahan dari ustad kami mulai dari pintu masuk dan pintu keluar dari masjid Nabawi (biar tidak kesasar ^^)…, tetapi ustad kami tidak mengantar sampai ke makam rasulullah… karena jamaah perempuan harus di antar dengan pembimbing perempuan pula… setelah kami di serahkan ke ibu ustasah… berangkatlah kami ke makam Rasulullah…

Makam Rasulullah masih berada di dalam Masjid Nabawi… jadi kami cukup jalan kaki saja…. Di sana ada tempat yang mustajab untuk berdoa yang namanya rawdah…, tetapi karena jamaah yang ingin melakukan sholat sunnah di sana (rawdah) jumlahnya membludak… maka butuh perjuangan untuk bisa sholat di sana… dan Alhamdulillah dengan bantuan dan pertolongan Allah rombongan kami semuanya bisa sholat di rawdah… meski dengan gantian dan jaga2an…. Alhamdulillah…
Hampir pukul 11 kami selesai berkunjung di makam Rasullullah… dan kami kembali ke penginapan sebentar untuk rebahan… dan kembali bersiap untuk sholat dhuhur… , setelah sholat dhuhur dan makan siang, kami mengelilingi seputaran masjid Nabawi…, mengunjungi toko-toko yang berjejer untuk sekedar melihat-lihat (dan kalau ada yang menarik segera kami beli hehehe… ), tidak terasa waktu sholat Asharpun tiba.. kami kembali ke masjid Nabawi untuk melakukan sholat ashar…, malam harinya setelah sholat magrib, makan, dan sholat isya dan alahmadulilah ibadah lainnya… dan waktu menunjukkan pukul 11 malam, maka akupun memanfaatkan waktu tersebut untuk bersitirahat sejenak, karena esok harinya kami di suruh bersiap di lobi hotel untuk melakukan tour ke dua kami… teman-teman yang masih kuat… masih mengelilingi kota madinah di malam hari ckckck…

Kamis, 21 April 2016
Pukul 3 dini hari aku dan rombongan sudah bersiap untuk berangkat ke masjid melakukan ibadah disana… dan Alhamdulillah kami lancar melakukannya… hingga pagipun menjelang… seperti biasa di seputaran masjid Nabawi sudah berjubel Buka lapak.com dengan suara khas mereka… aku senang sekali menyaksikannya… dan inilah salah satu yang aku rindukan dari kota Madinah setelah Masjid Nabawi dengan laskar2 wanitanya ^^ (yang mengatur ketertiban di dalam masjid untuk wanita)….
Paginya dengan menumpang bis kami melakukan tour selanjutnya, yang pertama kami kunjungi adalah Masjid Quba… salah satu masjid yang di sunnahkan untuk sholat jika di kunjungi… (sejarahnya lengkap di ceritakan oleh ustad kami…. ^^), dan tentu kamipun sholat di sana, setelah itu kami mengunjungi kebun Qurma, gunung uhud, dan mengelilingi kota madinah…. Disini pulalah rasa kagumku muncul terhadap ustad kami…., dia memiliki wawasan yang luas sekaligus pembimbing yang baik dan bertanggungjawab…., hampir dhuhur kami tiba di penginapan dan kembali kami melakukan serangkaian ibadah… selepas ashar… sekali lagi kami mendengar tata cara dan rukun berihram serta larangan2 setelah berihram (manasik umroh singkat ^^)…. Selepas itu kami kembali ke masjid untuk sholat Magrib dan melakukan ibadah yang lain…., jam setengah 12 baru kami kembali ke penginapan packing2 barang karena esok hari akan berangkat ke Makkah dan istirahat….

Jumat, 22 April 2016
Seperti pagi kemarin kami bangun di pukul 3 dan berangkat ke masjid Nabawi untuk melaksanakan serangkaian ibadah, selepas sarapan kami kembali ke kamar masing-masing dan mulai melaksanakan rukun dan sunnah sebelum berihram… karena rencana dari trafel selepas sholat jumat kami bertolak menuju Makkah Al-mukarramah… memang kami bersiap agak cepat karena dalam sekamar kami ada 4 orang dan itu mengharuskan kami berantri…., setelah melakukan rukun dan sunnah berirham (mencukur yang bisa di cukur ^^, menggunting kuku, mandi wajib, dll….) kamipun siap…. Jam 11 siang kami menuju restoran untuk makan siang, dan siap2 melakukan sholat jumat berjamaah…. Selepas jumatan… kami sudah siap berangkat ke Makkah… pukul 2 siang dengan mengucapkan bismillah dan membaca doa kami bertolak menuju makkah…, di perjalanan kami singgah di masjid BirAli untuk melakukan Miqot (Niat untuk berumrah)… maka selepas niat… kita tidak diperkenankan lagi melanggar larangan-larangan untuk melaksanakan umrah, seperti laki-laki tidak diperkenankan lagi mengenakan pakaian yang berjahit dan menggunakan tutup kepala dll (larangan-larangan ini bisa teman-teman dapatkan dengan lengkap di manasik umroh jika teman-teman akan melaksanakan ibadah umroh), perjalanan ke Makkah dari kota Madinah membutuhkan waktu 5 – 6 jam pula…., dan kami berangkat dari BirAli pada pukul 4.30 sore… sepanjang perjalanan kami melantunkan tahlil dan tahmid…, dan karena di pertengahan jalan kami kelelahan maka hampir seluruh penumpang bis memanfaatkan waktu untuk tidur…. Pukul setengah 10 malam kami tiba di Makkah…
Suara Tahmid dan tahlil ustad yang kami ikuti membawa suasana syahdu di atas bis… dan sekali lagi aku terharu dan menitikkan air mata…..

Sabtu, 23 April 2016
 Gedung pertama yang aku lihat di kejauhan adalah puncak menara Grand Zam-zam… bangunan ini adalah salah satu bangunan kebanggaan masyarkat arab yang bersebrangan dengan Masjidil Haram…. Setelah mengurus barang-barang dan makan malam maka kami bersiap untuk melakukan ibadah Umroh Wajib…. Pukul setengah 12 dengan rombonganku (aku ada di grup C yang berjumlah 46 org dari 200an lebih jamaah abu tour) dan dengan panduan ustad, kamipun berangkat ke masjidil haram dengan berjalan kaki… melakukan tawaf, Sa’i dan Tahallul…. waktu tidak terasa hingga rangkaian ibadah umroh kami selesai dan rasanya aku masih ingin berjalan mengelilingi ka’bah, dan berjalan serta berlari-lari kecil antara safa dan Marwah sambil membaca doa… rasanya nikmat dan damai…..pukul 3 dini hari kamipun kembali ke penginapan untuk membersihkan diri… selepas itu bersiap kembali untuk melakukan sholat subuh…, selepas sholat subuh kami kembali ke penginapan dan beristirahat….

Hari ini adalah hari bebas yang artinya tidak ada tour yang kami lakukan… maka aku pribadi, memanfaatkan waktu ini benar-benar untuk tidur… dan nantilah pukul 9.30 pagi baru aku bangun…, bersama rombongan aku memanfaatkan waktu untuk keliling-keliling di seputaran penginapan dan seputaran masjidil haram…, mencoba ice cream, roti Maryam, dan makanan khas sana… hingga dhuhur menjelang…. Selepas dhuhur kami bertolak menuju grand zam-zam untuk melihat-lihat hingga ashar, selepas ashar kami kembali ke penginapan, dan bersiap untuk rangkaian ibadah lainnya…, di Makkah aku dan rombongan lebih banyak menunggu waktu sholat di seputaran Masjidil Haram atau hanya di dalam masjid sambil melakukan ibadah-ibadah yang lain… hingga selesai sholat isya… selepas sholat isyalah baru kami kembali ke penginapan untuk makan malam (biasanya ashar, magrib, dan isya kami habiskan d seputaran masjidil haram atau di dalam masjid saja)

Minggu, 24 April 2016
Seperti subuh-subuh sebelumnya kami sudah siap di pukul 3 dini hari untuk berangkat ke masjidil haram dan  melakukan serangkaian ibadah… di kala pagipun menjemput, barulah kami kembali ke hotel… hari ini kami melanjutkan tour kami kembali, dan sesuai arahan selepas tour akan di lanjutkan dengan umroh sunnah maka untuk memanfaatkan waktu kami mulailah melakukan kembali rukun berihram…., kunjungan kami pertama adalah Gua Hira, tempat di turunkannya Wahyu pertama kepada Rasulullah… tapi kami hanya melihatnya dari atas bis saja (lokasinya tinggi dan terjal membutuhkan waktu khusus untuk sampai ke sana)…., selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju padang arafah, melewati kumpulan tenda-tenda terbesar di dunia, melewati terowongan mina, melihat jumroh, dan berakhir di Bukit Rahma… Bukit Rahma adalah tempat pertemuan adam dan hawa…. Dan dari sejarah yang di jelaskan pak ustad… bukit rahma adalah salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa… akupun tidak melewatkan kesempatan ini…. Tetapi sayangnya tangga untuk menuju puncak bukit rahma di penuhi dengan pengunjung…. Alamat bisa makan waktu lama untuk sampai di atas…, tetapi dengan semangat yang membara (^^), akupun mendaki sampai di puncak melewati batu-batuan terjal seorang diri dan mengabaikan “jalan normal” (tangga) yang di penuhi manusia aku mendaki di sisi sebelah kiri tangga… dan Alhamdulillah aku sampai di puncak dan berdoa di sana…. Turunyapun aku tetap melewati jalan yang sama tadi dengan tetap memohon perlindungan Allah Swt….., selepas dari bukit rahma kamibertolak menuju  masjid (aku lupa namanya), untuk sekali lagi mengambil Miqot (niat umroh) dan melakukan sholat dhuhur di sana…. Setelah selesai melakukan sholat dhuhur dan niat… kami menuju kembali ke penginapan untuk makan siang… selepas makan siang… kamipun melakukan umroh sunnah… yang tata cara yang sama dengan umroh wajib…. Rangkaian ibadah umroh kami belum selesai pada saat adzan ashar berkumandang…., maka kami melaksankan sholat ashar dulu… lalu melanjutkan rangkaian terakhir ibadah umroh sunnah kami, yaitu tahallul..selepas itu kami kembali ke penginapan untuk membersihkan diri dan bersiap kembali untuk ibadah sholat magrib hingga isya…. Sebenarnya di siang tadi selepas kami selesai melakukan ibadah umroh sunnah… kami sudah janjian dengan ustad untuk mengantar kami ke depan kabbah dan sholat di hijir Ismail… tapi karena rasa lelah yang teramat..maka malam itu kami membatalkannya… pukul 11.30 malam… kamipun beristrirahat….

Senin, 25 April 2016
Subuh dini hari jam 3 aku sudah siap… dan kali ini bertekad akan sampai di depan kabbah dan sholat sunnah di hijir Ismail serta mencium Hajar Aswat…. Bertiga aku, mama nanni, dan mama itto berangkat ke masjidil haram… sesampai di sana dengan ucapan bismillah dan doa… akupun menyusup di antara ribuan jamaah yang sedang bertawaf, aku sudah mempelajari triknya agar tidak terinjak dan terdorong oleh jamaah yang bertawaf… dan alhmadulillah tidak membutuhkan waktu yang lama kami bertiga sudah sampai di depan kabbah… tiba-tiba rasa haru itu kembali hadir saat aku mencium kabbah dan berdoa di sana…., setelah cukup puas mencium dan berdoa… aku mengiring ibu2 rekanku menuju Hajar Aswat… tetapi sesampai di depan hajar aswat dua ibu-ibu itu mencegahku untuk mencium hajar aswat… itu karena mereka melihat tumpukan manusia yang semuax laki2 sedang berusaha untuk ke hajar aswat… kalau aku memaksakan diri bisa jadi aku akan terinjak2… dan demi melihat keadaan itu, dan larangan ibu2 rekanku… maka akupun mengurungkan niatku dan berdoa semoga suatu hari aku bisa kembali lagi ke sini dan mengunjungi hajar aswat… maka akupun menggiring ibu-ibu itu menuju hijir ismail… tumpukan manusia antri di dalam hijir Ismail… tetapi dengan tekad yang kuat dan di bantu oleh bapak2 sesama warga Indonesia (entah siapa beliau… semoga beliau selalu dalam lindunganNya), aku dan ibu rekanku bisa sholat sunnah di sana…. Alhamdulillah…

Selepas melakukan semuanya maka kamipun mundur ke belakang sedikit menjauh dari kabbah dan mengambil tempat (khusus wanita), untuk menunggu adzan subuh…., menjelang pagi kamipun pulang tetapi tidak langsung ke hotel… kami keliling-keliling dulu untuk membeli beberap oleh-oleh… setelah itu sarapan, dan istirahat…., pukul 11 kami kembali bersiap untuk ke masjid dan melakukan beberapa rangkaian ibadah…, selepas makan siang kembali kami menunjungi grand zam-zam, hingga ashar…, selepas itu kami kembali ke penginapan membersihkan diri dan bersiap untuk ibadah selanjutnya….
Selepas sholat isya dan makan malam… kami beres2 dan ngepacking barang-barang… karena besok kami akan meninggalkan Makkah Al-Mukarramah dan menuju kota Jeddah…, setelah semuanya beres… maka kami berkumpul kembali di jam 11 malam untuk melakukan tawaf Wada… atau tawaf perpisahan…., karena esok hari kami akan meninggalkan kota Makkah… kami selesai bertawaf di pukul 12.30 malam…. Dan kembali ke hotel untuk istirahat… tetapi masih banyak teman-teman yang tinggal di masjidil haram pada malam itu… karena malam itu adalah malam terakhir kami di sni….

Selasa, 26 April 2016
Pagi Jam 8 rencananya kami akan meninggalkan kota Makkah… tetapi karena beberap bus datangnya molor maka kami berangkat menuju kota Jeddah nanti di pukul 9.30 pagi…. Waktu tempuh Makkah-Jeddah hanya 1 jam… sesampainya di Jeddah kami di turunkan di Resto yang menjual Bakso (aku lupa namax), dan di sekitarnya ada toko-toko untuk belanja oleh-oleh… maka sekali lagi ibu-ibu yang doyan belanja (hehehe….) di beri waktu untuk berbelanja…., setelah dari sana kami berangkat dan mengelilingi kota Jeddah sambil mendengar penjelasan ustad… dan melihat lankmark serta tempat-tempat bersejarah di kota itu… hanya dari atas bis… hehehe…, perjalanan kami berakhir di laut merah… dan di sanalah kami makan siang dan melakukan sholat dhuhur…. Selepas itu kamipun berangkat menuju Bandara King Abdul Aziz untuk kembali ke tanah air…., sebenarnya kami tiba di Bandara King Abdul Aziz pukul 3 siang… tetapi karena pengurusan dan pembagian passport serta tiket, dan keimigrasian maka kami cek in nanti di pukul 5 sore… keberangkatan kami sebenarnya adalah jam 6 sore… tapi pesawat kami delay sampai 1 jam… karena ada badai pasir… dan Alhamdulillah… pukul 7mlm waktu setempat kamipun berangkat menuju bandara Sultan Hasanuddin, Makassar Indonesia….

Rabu, 27 April 2016
Di sepanjang perjalanan baru aku merasakan lelah dan capai yang luar biasa (padahal di Arab Saudi tidak ada perasaan lelah yang teramat)… ketika aku bangun malam harinya untuk ke kamar kecil (entah jam berapa), pemandangan yang kulihat disisi kanan, kiri , tengah, muka dan belakang hanyalah 200an jamaah yang terlelap di dalam tidurnya…. Dan alhmdulillah pukul 9.30 pagi waktu Indonesia Timur kami mendarat di bandara Sultan Hasanuddin…. Setelah melewati keimirgasian, menunggu  dan mengambil barang (yang lumayan lamaaaaa), akhirnya akupun tiba di rumah kakakku… pada saat jarum jam sudah menunjukkan angka 14.30 siang hari…., dengan sisa-sisa tenaga yang masih ada aku  membersihkan diri dan sholat dhuhur (yang telat sekali), mengurus barang-barangku dan sholat ashar… selepas itu akupun tertidur pulas…., malam harilah baru aku menyadari bahwa perutku belum di isi apa-apa semenjak pagi tadi…., dan setelah makan kembali aku tidur… tentu dengan memberi kabar ke srko bahwa aku telah tiba di kota Makassar…..

Kamis , 28 April 2016
Setelah sholat subuh… aku kembali membereskan barang-barangku dan mengecek satu-satu lagi…., setelah sarapan aku mandi… dan pukul 9.30 aku berangkat menuju ke Bandara S. Hasanuddin lagi…. Untuk bertolak menuju sorowako…, di sana kembali aku bertemu dengan beberapa rombonganku dari Sorowako…. Dan ketika waktu menunjukkan pukul 12. 00 maka kamipun terbang menuju Sorowako…. Dan Alhamdulillah pukul 13.00 akupun tiba di Sorowako… di sambut oleh keluarga besarku….

Sunguh perjalanan yang luar biasa… yang tidak akan bisa ditukarkan dengan perjalanan-perjalanan yang lain…, sehari saja ketika aku sampai di Sorowako… aku merasakan rindu yang teramat dalam terhadap Baitullah…, rindu dengan semua yang ada disana…., dan rindu ingin segera kembali kesana….

Dan akupun bertekad… akan mensisihkan sebagian penghasilanku… untuk ku gunakan kembali lagi kesana suatu hari nanti….. Insyaallah…………….






"Ketika benakku hanya di penuhi kenangan tanah haramMu.... "



Rabu, 11 Mei 2016

Catatan yang tertinggal......

Seperti yang tercatat di buku kecilku..........


Makassar, Garuda, di tengah angkasa luas.. 19 April 2016....
11.20 siang waktu jam tanganku (entah sekarang pukul berapa di Mks dan di Jeddah)....

.... labbaika lahumma labbaik....
Disinilah aku di tengah angkasa luas ciptaanMu, hendak menuju rumahMu yach Allah...., rasa haru itu menyeruak memenuhi rongga dadaku... entah mengapa rasa haru itu terus saja hadir... di saat penumpang yang lain tengah terlelap didalam tidurnya aku hanya ingin terus menangis..... sebagian orang berkata bahwa ketika sesaat pesawat akan mendarat di bandara King Abdul Azis, Jeddah.... maka rasa haru itu akan muncul... tapi aku tidak... selepas sholat subuh di Masjid Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, haru itu terus saja menyeruak dan akhirnya tumpah ketika aku menelpon dan mendengar suara orang tuaku... aku hanya terus berharap semoga perjalanan ini lancar dan ibadahkupun lancar... meski aku tahu aku hanya manusia yang penuh dengan dosa yang tengah menuju rumahMu dan memenuhi panggilanMu untuk memohon segala ampun dan memohon segala kasihMu......

Kabbah itu........ tdk bs di uangkapkan dengan kata2... :')
"Kembali mencatat ini... ketika angan dan rasa rinduku begitu menggunung terhadap tanah hrmmu... semoga kelak bisa ke sana lagi.... Aamiin..... :') ".....
Banyak yang blg menceritakan perjalanan ke tanah haramMu akan menggugugurkan segala amalan dan ibadah kita... tapi hanya Engkaulah yang tau maksud dari segala tulisan2ku ttg tanah haramMu.... (paling tidak dengan ceritaku bisa menginspirasi beberapa teman unk segera ke sana... :))





"Angan yang selalu mengembara ke Sana... "