Jumat, 30 Mei 2014

My Trip My Adventure in Toraja..........

"Bro ada rencananya ana2 mau brangkat ke toraja hari jumat sore, minggu depan.... mau kah ikut....?", pembicaraan itu dibuka oleh teman seruangan.... akupun menyambut dengan antusias, dan mulailah email antara rekan-rekan kerja yang berisi mengenai rencana ke toraja di bicarakan, dan disepakati hari selasa akan dilakukan meeting kecil-kecilan untuk persiapan itu

Maka di sepakatilah yang berangkat pada hari H : saya, Zaqqi, Yani + dua orang anaknya, Sabil, Sulfian, Muslimin, Itto, Nanni dan Mila... kami berencana menggunakan dua mobil, dan berangkat jam 4 sore selepas kami pulang kerja, dan tiba di rumah yani (orang tua yani merantau di toraja)

Jumat sore, Pukul 16.00
Aku menunggu di rumah untuk di jemput rekan kerja, awalnya kami janjian jam 4 sore, tapi karena sesuatu dan lain hal maka kami berangkat di pukul 16.15 dan langsung menuju ke wawondula untuk menjemput yani dan anak2nya... sementara mobil yang satunya menunggu di pertigaan wawondula.... dan akhirnya pukul 16.45 kamipun berangkat... sejam kemudian kami tiba di malili dan sholat magrib di rumah mila (mila org malili), setelah itu kami singgah di waarung sebentar untuk mengisi perut...
Lewat dari desa Tarengge kami di sambut hujan yang cukup lebat...., pukul 11an malam jalanan mulai menanjak yang menandakan bahwa kami telah mulai masuk jalanan menuju toraja, karena hujan yang cukup deras masih turun... maka kendaraan kami melaju pelan saja mengingat kanan kiri kami ada jurang atau tebing... dan akhirnya pukul 1.30 malam kami tiba di toraja tepatnya di kota Rantepao dengan selamat dan masih tetap disambut dengan hujan yang deras... orang tua Yani menyambut kami dengan pisang goreng dan teh hangat yang lumayan membuat tubuh menghangat...... dan saatnya istirahat

Sabtu pagi, Pukul 05.00
Hawa toraja lumayan dingin dikarenakan toraja terletak di dataran tinggi, selepas sholat subuh aku, nanni, dan itto keluar rumah dan iseng menyusuri jalan2 di dekat rmh yani, hujan semalam masih berbekas dan membuat hawa toraja semakin dingin... tapi itu tdk menjadi penghalang untuk sekedar menyusuri jalan2 di kota itu... akhirnya aku, itto dan nanni menemukan spot foto yang kerenn... klik sana sini, akhirnya bbm berbunyi yang mengingatkan agar segera pulang untuk sarapan dan memulai lagi perjalanan... sehabis sarapan kami di larang dulu oleh yani untuk mandi pagi... karena tujuan awal kita adalah gunung Singki yang masih ada di dalam kota rantepao... ktanya nanti lumayan berkeringat kalau dari sana.... dan benar adanya... untuk mencapai puncak gunung kami harus melewati tangga yang lumayan banyak dan membuat keringat bercucuran (apalagi saya yang ahkir2 ini tidak pernah olahraga lagi ^_^).. tetapi kelelahan itu terbayar dengan panorama dari atas gunung tersebut.... hanya bisa mengucap kata Subahanallah....., selepas dari gunung singki kami kembali kerumah dan mandi... pukul 10.00 kami bersiap untuk berangkat ke tempat kunjungan yang ke dua yaitu batutimonga... kami berangkat ke sana tanpa map dan tanpa guidetour... dengan bermodal tanya sana tanya sini, kamipun melanjutkan perjalanan, dan ternyata jalanan menuju batutumonga sangat berkelok-kelok dan mendaki di tambah kondisi jalan yang rusak serta jalanan yang sangat sempit... setengah jalan kami tempuh dengan sedikit memaksakan kendaraan dan akhirnya kendaraan memberitahukan kami bahwa "mereka" sdh tdk mampu unk melanjtukan perjalanan... dengan kecewa yang sangat kamipun meninggalkan lokasi dan berjanji dalam hati suatu saat akan kembali kesana (masih penasarannnn hiksss)... dan untuk mengobati rasa kecewa kamipun singgah di perjalanan untuk mengambil gambar yang memang lumayan indah.... pukul 12.30 kami sudah berada di kota rantepao lagi, kami makan dan sholat kemudian melanjutkan perjalanan ke makale.... pukul 14.00 kami sudah di makale kunjungan pertama kami adalah rumah teman kuliahku yang memang sudah 12 thn tidak ketemu, dari sana kami bertolak ke pusat kota makale melihat kolam besar yang menjadi maskot kota itu... karena matahari masih lumayan terik maka kamipun berangkat ke lemo, kami tiba di lemo pukul 15.30... Lemo adalah salah satu situs penguburan traditional di toraja dimana mayat di masukkan di liang batu..., Lemo membayar kekecewaan kami setelah tadi tidak sampai di batutimungo.... setelah klik sana klik sini... kamipun mengucapkan selamat tinggal kepada Lemo, hampir malam kami tiba di rumah yani..., mandi, makan malam, dan kembali malam harinya kami menyusuri jalan-jalan di kota rantepao untuk sekedar melihat2... pukul 23 kurang kami keambali ke rumah dan beristirahat...

Minggu pagi, Pukul 04.30...
Setelah melakukan sholat, sarapan, dan mandi rencana kami berubah... awalnya kami berencana melakukan wisata pasar dan kembali ke rumah... dan ternyata kami bersepakat untuk ngepacking semua barang dan tidak kembali lagi ke rumah.... jadi pagi itu kami ngepacing semua barang dan bersipa-siap untuk melakukan perjalanan selanjutnya... setelah kami berpamitan ke ibu yani..., kami melanjutkan perjalanan ke kete'kesuk tetapi sebelum ke sana mobil yang kutumpangi mampir sebentar di pasar traditional, dan di sanalah aku menemukan terong belanda, aneka bawang, kue khas toraja yang harganya relatif lebih murah di banding dengan di srko.... dan setelah itu berangkatlah kami menuju ke kete'kesuk... kete'kesuk sama dengan lemo, tetapi kete'kesuk di lengkapi dengan rumah-rumah adat toraja dalam jumlah yang lumayan banyak dan kuburuan batu yang lumayan menanjak....., setelah puas berkeliling akhirnya tiba saatnya kami kembali ke srko dengan berjuta perasaan senang, kami juga mampir di puncak jalan menuju ke toraja untuk makan siang dan tiba di srko setelah adzan isya berkumdang......
Perjalanan  kami memang hanya 2 hari... tetapi perjalanan itu bukan hanya dilihat dari seberapa lama waktunya, tetapi dilihat dari seberapa menyenangkaknnya perjalanan itu (nyontek kata-kata bang zabilll hehehehe...... ^^)

Dan ternyata Indonesia itu indah kawan,....!!!!!!

Mobil ke 1 menunggu di perempatan onedula

makan dooolloo sebelum lanjut perjalanan

Di sambut dengan teh hangat dan pisang goreng...... nyaaammmm ^^

hasil kabur d subuh hari hehehe....

BBM mengingatkan untuk kembali ke rumah wkwkwk

Jalan masuk menuju Singki

Tangga yg awalnya tdk terlalu curam

semakin lama semakin mendaki hiks

hampir puncak *penyakit takut ketinggian kambuhhhh.... 


Puncak 1

Puncak 2

Jalan ke batu timonga yang gagal hiks


Best Driver n best karnet hahahaha.....

sambil ngecek mobil tetap gaya

lapar karena shock hehehehe....

Jln ke makale

anak sahabatku yg 12 thn tdk ketemu

Kolam Makale

Lemo

Lg ngapain nek...????????

Yeeeeyyyyyy

Thanks to ibu yani yang sudah bersedia di repotkan

Kete'kesuk

Jln ke kuburan puncak dikete'kesuk

makan siang dolllo......

Dannnn akhirnya..... libur itu walaupun sebentar tapi menyenangkan


" dan jika kalian ingin mengenal temanmu lebih dalam dan sebenar-benarnya..., maka ajaklah mereka bepergian bersamamu....."





merantaulah, gapailah setinggi tinggi impianmu
bepergianlah, maka ada lima keutamaan untukmu
melipur duka dan memulai penghidupan baru
memperkaya budi, pergaulan yang terpuji
serta meluaskan ilmu......

dan tentu saja engkau akan "menemukan" teman-teman sejatimu

Jumat, 09 Mei 2014

Suatu sore di bawah pohon randu.....

Pagi seperti biasanya aku menyempatkan diri membuka sosmedku, dan mengintip beberapa blog teman yang suka aku kunjungi..., ada satu judul yang sangat menarik perhatianku...., iseng aku membuka dan membacanya... dan membenarkan tulisan itu..., tulisan yang diposting temanku itu adalah tulisan yang dia ambil juga dari sebuah blog.... dan aku berniat untuk membagikannya di blogku ini.... siapapun yang memiliki tulisan ini... aku ijin share untuk ku bagikan ke teman-teman pembaca blogku... dan terkhusus untuk diriku sendiri.........


Suatu sore yang indah, di bawah pohon randu yang berguguran daunnya. Sahabat kecil saya berceloteh. Seperti seekor burung sawah yang berisik sambil terbang terbirit-birit. Ini seperti khutbah pengajian. Dimana saya dan teman saya yang lain duduk bersila mendengarkan sabda-sabdanya. Kami bertiga berkumpul di tempat yang sama sejak bertahun-tahun.

Dia, perempuan seorang diri diantara kami bertiga. Bertengger di atas akar yang besar. Dengan gayanya yang mengatur, dia memberikan petuah kepada kami, laki-laki tentang perempuan. Seolah-olah dia sedang membocorkan rahasia besar kaumnya sendiri kepada lawan utamanya, laki-laki. Kuharap dia masih ingat kalau dia seorang perempuan.

"Kalian kaum laki-laki harus paham kunci ini. Perempuan itu benar-benar menyukai kepastian"

Sabdanya dimulai. Bila sudah begini, kami lebih baik diam. Tidak menyela satupun kalimatnya.

"Anak gadis mana yang mau dipermainkan, anak gadis mana yang mau digantungin. Cinta itu omong kosong tanpa kepastian"

Matanya menatap tajam ke arah kami sambil jari-jarinya mengacungkan ranting kecil. Bila sudah begini, kami harus memperhatikan.

"Kalian tahu? kepastian itu bukan soal masa depan kalian gemilang atau bukan, bukan soal uang kalian pasti banyak atau bukan, bukan soal itu. Tapi soal ini"

Ia menunjuk dadanya.

"Kalian tahu, perempuan itu benar-benar menyukai kepastian. Dan cuma satu aja yang perlu kalian pastikan"

Kami saling tatap. Kemudian melihatnya yang tersenyum memancing kami untuk memaksanya memberi tahu.

"Bahwa hatinya aman ditanganmu, bahwa kamu menjadikannya satu-satunya. Meski aku tahu mungkin itu agak bias karena kalian tentu memiliki hal lain. Setidaknya kalian harus memastikan bahwa kalian bertanggungjawab terhadap dirinya, terhadap perasaannya, terhadap hidupnya. Dan pertanggungjawaban itu tidak hanya soal dunia, tapi disaksikan Tuhan. Dan kepastian tertinggi itu dengan melibatkan Tuhan sebagai saksi, atas nama Tuhan kalian menjadikannya teman hidup di sini juga di sana"

Tangannya menunjuk ke langit. Dia diam sejenak.

"Kalian tahu, meski aku tomboy seperti ini. Dalam diriku ini tetaplah perempuan. Meskipun aku tahu kalian melihatku sangat kuat dan tegar, sangat mandiri. Aku merasa tetap membutuhkan sandaran, tempat dimana aku bisa merasa tenang. Ah susah sekali menjelaskannya, kalian bukan perempuan sih"

Dia sebal sendiri. Aku mengacungkan tangan.

"Ya, ada apa"

"Kira-kira apa yang harus kami lakukan kalau kami belum siap memberikan kepastian?",tanyaku.

Dia membetulkan posisi duduknya. Sambil mengacungkan ranting kayu ke depan mukaku.

"'jangan sekali-kali memberikan harapan, camkan itu"






"disalin dari blog MASGUN"




Kamis, 08 Mei 2014

Cinta by Faisaltoware



Tak henti kau berkata cinta,
Tak penat kau bertahan menunggu cinta,
Aku tak cemburu melihat kau seperti itu,
Mendengar setiap kata yang terujar penuh cinta itu,
Mencari cinta untuk kesenangan belaka,
Memberangus angkara dengan lembutnya kasih penuh cinta,

Tapi,
Aku takut,
Kau ukur segalanya dengan cinta,
Kau tampik logika dengan cinta,
Kau terpuruk oleh rayuan cinta,

Cinta,
Entah seperti apa bentukmu,
Kau membuat yang jahat bertekuk lutut,
Kau jadikan yang lumpuh semakin jatuh,

Cinta,
Entah apa yang kau punya sehingga kau begitu dipuja,
Entah apa yang kau inginkan dari jiwa yang tak tahu apa-apa ini,
Entahlah .......
Semakin aku masuk dalam duniamu wahai cinta
Semakin aku tak tahu maksud kehadiranmu,
Membahasakan lewat untaian seperti ini,
Memaknai setiap pengorbanan adalah lantaran cinta,
Memberi untuk cinta,
Mengasihi sebab cinta,
Memelas pada cinta,

Sebuah perasaankah kau cinta ?
Sebuah pradugakah kau cinta ?

Hai cinta,
Ijinkanlah aku menyapamu,
Perkenankanlah aku untuk sekedar mengerti arti hadirmu,
Agar aku tak salah memberi cinta,
Agar aku tak keliru mengartikan cinta,
Agar aku tak memaksakanmu menjadi pembeda diantara kami,
Agar aku tak lupa kepada siapa cinta ini ku tambatkan,
Agar aku tak tersesat di jalan cinta abadiku pada sang KHALIK....




"Sperti yang ditulis oleh Faisal to ware"

Senin, 05 Mei 2014

maumu yach maumu.....

Tidak bisa memaksakan kehendak.... 
yach klo itu maumu yach itulah maumu, 
dari dulu aku juga sudah mengetahui bahwa memang seperti itulah....  
maumu yach maumu
sedikit banyaknya aku telah belajar "mendewasakan" diriku
dari kesalahan-kesalahan yang telah aku buat
aku masih saja terus menyalahkan diriku...
padahal aku tau, bahwa bukan aku sepenuhnya berbuat kesalahan itu
maumu yach maumu...
aku bisa apa, aku tidk punya daya
maumu yach maumu....
tapi taukah kau...???, kau telah membuat hari-hariku terusik
kadang aku berdoa semoga aku bisa menghilangkan semuanya
yach... maumu yach maumu
ego itu, rasa itu, atau benci itu... 
benarkah telah tertanam di hatimu...
meski aku berusaha mencoba menjadi manusia yang lebih baik
tapi sepertinya kamu tidak mengerti itu
maumu yach maumu...
aku lelah...., 
mengejar bayang-bayang fatamorgana 
aku selalu sj merasa tertipu
kadang ada kadang tidak ada
maumu yach maumu
semoga kelak engkau bisa menemukan kehidupan yang lebih baik di tempat lain
karena mungkin hanya itu yang bisa membuat maumu tidak menjadi maumu....
dan akupun tidak berkubang dalam maumu 
yach..... maumu yach maumu.....




"mengedepankan logika ketika rasa mendominasi"

Selasa, 29 April 2014

Ransum makanan di jaman kuliahku...

Sehabis sholat dhuhur di mushollah tadi, adik temanku menelfon untuk dikirimkan uang, aku dan teman yang satunya menyimak perbincangan mereka..., stelah telepon di tutup akupun bertanya apakah kiriman uang untuk keperluan kuliah adiknya di kirim perminggu, dan ternyata dikirim perminggu... pembicaraan itupun merambat kemana-mana dan sekaligus membuka kembali memoryku tentang jatah uang bulananku sewaktu aku kuliah dulu......


Perbincangan itupun terjadi, di mulai dari kata-kata... 
Aku : "itto ko tau kuliah ka' dulu berapa uang jatah perbulanku???, hanya 250ribu rupiah, 300 klo mamaku lagi "longggar" kowdong,.... sekarang sekitar 1jutaan mi ana2 di'.....
Itto : biii k'.... itu kan tahun 2 ^^......., waktu uang 250 nilainya sama dengan uang 1juta....
Aku : Tapi itto, satanya teman2 kuliahku dulu, berapa kau uang kirimanmu...., ada yang jawab 500, ada yang bilang 750......, tapi itu uang pete-peteji saja sm keperluan kuliah, tambah listrik dan air..., makanan tidak perlu mi lagi di beli karena mamaku kirim semuanya dari sini...
Itto : iya k'... sa ingat juga dulu kakakku dikirimkan juga makanan dari sini, biar uangnya juga di kasi' masuk di dalam beras... karena dulu belum canggih mamata' pake atm ^^ hehehe...
Aku : iya... saingat dulu mamaku klo krim makanan lengkap sekali mulai dari indomi, minyak goreng, sampe telur yang mentah juga di kirim dan canggihnya itu telur tidak pecah ji tawwa, padahal itu dos kiriman berapa kali di banting2 waktu kt pergi ambil.... bagaimana kah berat sekali..... karena di dalam dus juga di situ mi di taro' karung isi beras ta'....
Itto : hehehe itu telur tidak pecah pasti di bungkus satu-satu pake koran baru di kasi' masuk di dalam dos kecil ato' di dalam toples toch????
Aku : hehehe.... iya, lengkpa sya dulu, lure kering yang sudah di sambel sma kacang dan tempe, tahan sampe satu bulan, bawang merah, kol, na biar terasi juga klo sy minta na kirimkan k' juga mamaku ....., biasa kalo saya pergi ambil kirimnku di perwakilan Liman sama temnaku yang laki2... ato sa titip temanku yang laki2 pergi ambil pasti iseng2 mereka tulis di luarnya (di kartonnya), "kiriman dari kampung berupa : lure kering, bajabu, sabun mandi, terasi, beras, indomi, dll.... NB : Ta'sedikit-sedikit ki makan i le' nak biar tdk cpt habis" klo dah smpemi di kostan itu kiriman pasti tertawa k' baca i, ada-ada saja.....
Itto : hahahaha..... 
Aku : dan hebatnya lagi, itu makananku pas habisnya sebulan... klo kaya' indomi gampang ji d ukur, tapi yang saya heran.... ikan lureku sm bajabu... pas-pas betul habisnya sebulan.... kaya' di ukur.... hehehehe... ^^

dan bla..bla..., perbincangan itu terus berlanjut smpai satu persatu teman-teman meninggalkan mushollah...., dan meninggalkan aku sendiri yang tengah berbenah.... dan tanpa aku sadari senyumkupun mengambang dengan sendirinya mengingat jaman kuliahku dulu..., mengingat betapa leganya diriku ketika melihat kirimanku sudah datang, dan senyumku bertambah lebar ketika aku melihat satu-persatu isinya, dan kadang ekspresiku hanya datar saja denga helaan nafas panjang jika uang kiriman hanya segitu2nya semntara ada biaya tambahan yang harus aku bayarkan......, tapi dari kesemuanya aku masih bersyukur bahwa di jaman kuliahku dulu aku masih bisa menikmati makanan (yang menurut sebagian ana' kost nikmat sekali meski hanya ikan lure kering dan indomi), dan uang bulanan yang pas... tanpa pernah hidup kelaparan di kota itu hingga aku menyelesaikan kuliahku.......... big thanks to my parents..... 




"mengingat jman pencarian jati diri hehehehe... "

Jumat, 25 April 2014

Menghargai dan "mencintai" mereka...

Jumat hari ini, seperti biasa di tempat ku bekerja aktifitas kami di mulai dengan program UKM (unit kegiatan mahasiswa), aku kebagian tugas sebagai pendamping untuk olahraga Volly... UKM ini sudah berjalan satu semester (6 bulan yang lalu), dan kemarin dari bagian kemahasiswaan memberikan kami usulan untuk membuat turnamen volly antar mahasiswa yang terlibat dalam UKM volly tersebut, ana2 UKM ku ada 23 orang, 11 orang lelaki dan 12 orang perempuan.... karena seringnya kami bertemu di tiap jumat pagi... aku jadi mengenal sifat dan karakter mereka, salah seorang dari mereka yang sudah biasa ikut turnamen aku perintahkan untuk membuat proposal dan segala hal yang mendukung turnamen tersebut, karena jumlah mereka hanya 23 orang, (yang artinya cukup menjadi 4 tim tanpa cadangan dan kurang satu), maka aku memasukkan salah satu pendamping volly (yang lelaki) untuk mencukupkan salah satu tim yang masih kurang.....


Dan Jumat pagi ini, turnamen itu mulai berjalan...., dan slh satu pendamping yang mengisi tempat yang kosong tadi berhalangan hadir karena mengikuti acara wisudanya di kota Makassar, maka demi melihat semangat mereka, dan penghargaan mereka, serta tidak ingin mengecewakan mereka, aku bersedia mengganti pendamping tersebut..., padahal aku baru saja selesai melakukan operasi FAM, yang kata dokter masih harus beristirahat kurang lebih 6 bulan dari pekerjaan berat dan olahraga.......

Satu hal yang kusadari, bahwa kebersamaanku dengan anak-anak itu telah berubah menjadi rasa sayang dan rasa menghargai.... terlepas apakah mereka msih biasa berbuat "nakal" atau tidak... aku sudah mnjadi bagian dari mereka sehingga tak tega rasanya membuat mereka kecewa........ ^^




"Keep fight bro n sist, insyaallah kk sll ada mendampingi kalian... ^^" 

Senin, 21 April 2014

Lumpia rebung.......

Minggu kemarin aku berniat membuat american risoles...., tetapi karena kesibukan d rumah sepupu yang anaknya akan nikah... maka rencana itu molor sampai d hari minggu, ketika hendak ke pasar... aku melewati rumah tetangga yang menjual lumpia mercon... sampai d pasar bukan bahan amris yang aku beli, entah tergiur oleh gambar atau mmg lagi mau coba buat lumpia... jadilah diriku membeli bahan-bahan untuk pembuatan lumpia... dengan sebelumnya mencari dulu di internet cara membuatnya hehehehe......, dan adapun hasil pencarian ku di intenet yang langsung aku aplikasikan, dan sedikit aku modifikasi adalah sebagai berikut :

Bahan kuli dan isian :
1. 350 gram Rebung yang masih baru (tapi klo aku pake naluri saja berapa byk yang ingin aku buat ^^)
2. 50 gram Udang kupas (atau sesuai selera, cincang kasar)
3. 2 sendok mkan Ebi (rendam dengan air panas dan haluskan)
4. Kulit Lumpia siap pakai ukuran besar (20 lembar)
5. 10 siung Bawang putih (cincang kasar)
6. 8 siung bawang merah (cincang kasar)
7. 1 sendok teh merica bubuk
8. 1 sendok makan kecap manis
9. 1 sendok makan kecap asin (aku tidak tambahkan ini)
10. 1 sendok makan minyak wijen (aku juga tidak menambahkan ini)
12. Minyak untuk menggoreng
13. Putih telur untuk merekatkan kulit lumpia
14. 2 sendok makan terigu dilarutkan bersama sedikit air (aku tidak menggunakan ini)
15. Bumbu kaldu sesuai selera
16. Garam secukupnya

Bahan Saos :
1. Cabe kecil (banyaknya sesuai selera)
2. 4 siung bawang putih cincang kasar
3. gula merah (banyaknya sesuai selera)
4. Asam jawa (banyaknya sesuai selerea)
5. 2 sendok makan sagu (dicairkan dengan sedikit air)
6. Air matang secukupnya



Cara membuat :
Iris-iris rebung berbentuk batang korek api dan sisihkan, tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum, setelah cukup harum masukkan semua bahan kecuali terigu cair..., jika bahan isian sudah cukup matang, maka tambahakan terigu yang di cairkan... tapi hari minggu kemarin aku tidak menambahkan terigu cair ke adonan isianku karena aku merasa isianku sudah cukup pas, meski tidak menambahkan terigu cair..., jika kalian membeli rebung yang jika di komsumsi agak pahit sedikit, ada baiknya rebung di rebus sampai setengah matang terlebih dahulu sebelum di olah.....
Stelah isian matang, ambil satu lembar kulit lumpia dan isi dengan bahan isian lalu gulung dengan berbentuk amplop, lakukan sampai bahan isian habis dan sisihkan....
Panaskan minyak di atas api sedang dan goreng lumpia sampai berubah warna manjadi golden brown... goreng sampai semua lumpia habis...

Cara membuat saos :
Masak gula, cabe yang sudah di haluskan, bawang putih yang di cincang kasar, gula merah, dan asam jawa di atas api sedang dengan sedkit air atau sesuai selera tambahkan garam dan penyedap rasa dan tunggu smpai campuran saos medidih, setelah mendidih saring campuran saos tadi dan kembali didihkan... setelah mendidih matikan api dan tuang sagu yang sudah dilarutkan tadi sedikit demi sedikit ke dalam campuran saos smpai saos mengental...... masak kembali sampai mendidih....

Yuuuppzzz.... lumpia isi rebung ini sangat nikmat jika di nikmati  masih dalam keadaan hangat dan jika teman-teman "malas" membuat saos, bisa diganti denga saos botolan atau cabe rawit hijau.... dan selamat mencoba........^^




"weekend ceria"

Rabu, 16 April 2014

Negri Para Bedebah

Satu lagi buku yang sangat menarik...., secara gamblang om Tere Liye menuturkan betapa "bobroknya" pemerintahan kita terlepas apakah itu nyata atau tidak....


Buku ini menceritakan kisah seorang pemuda keturunan China bernama Thomas, yang melihat bapak-ibunya terbakar didalam rumahnya akibat bisnis  "kotor" yang dijalani omnya, dia tumbuh menjadi pemuda sebatang kara yang hidup di sekolah berasrama dan menghilangkan semua identitas keluarganya, dia tumbuh menjadi pemuda yang berkarkter dan cerdas, setelah lulus dari pendidikannya dengan cemerlang (thomas menyelesaikan 2 master sekaligus : ekonomi bisnis dan politik), ia membuka sebuah perusahaan konsultan keuangan, dia menjadi salah satu konsultan keuangan yang sukses, selalu menjadi pembicara di seminar-seminar berskala international yang mampu menghipnotis para pesertanya, punya hobby di klub petarung, sampai suatu ketika bank milik omnya akan di tutup (yang seharunya sdh ditutup 6 thn yang lalu)  dan omnya menjadi salah satu buronan....., dalam 2 hari... dirinya berubah menjadi penjahat dan buronan yang paling di kejar polisi.

Hubungan darah tidak pernah bisa dipungkiri sejahat apapun omnya dia tetaplah saudara ayahnya...., sebenci apapun dia kepada omnya, ada orang lain yang ikut  serta mendalangi sehingga tragedi kebakaran itu terjadi, seketika perasaannya berpihak kepada keluarganya begitu mendengar bahwa tantenya sekarat dan rumah omnya sudah dikepung oleh sepleton polisi, maka itu adalah saat yang tepat untuk "membalas" kematian orang tuanya terhadap orang-orang yang seharusnya bertanggung jawab.... sederetan nama berkelebat dengan cepat di kepalanya seorang petinggi kejaksaan negara ini, dan seorang kepala polisi yang sangat berpengaruh adalah 2 nama yang tidak mungkin dilupakannya.....

Langkahnya tertuju ke rumah omnya, dan  melihat keadaan tantenya yang sedang sakit, dengan bantuan dokter keluarga,  keadaan tantenya berangsur-angsur membaik dan  saat itu seharusnya omnya sudah di giring ke penjara.... tetapi ia menahannya.... ia menyusun sebuah rencana pelarian besar pada malam itu juga.... pelarian demi pelarian di lakukannya, dengan bantuan staff kantornya, orang kepercayaan omnya, dan  seorng wartawan, ia mulai menyusun rencana untuk menemui beberapa petinggi negara ...., waktunya hanya 2 hari sebelum hari senin jam 8 pagi sebelum bank dan kantor2 terbuka.... nasib bank omnya ada ditangannya... dengan kemampun pendidikan keuangannya.... dan retorika serta anlisis keuangannya serta data yang dikumpulkannya,... ia mampu mempengruhi orang-orang besar itu... perjuangannya terus berlanjut hingga ia mengetahui orang kepercayaan omnya menghianatinya, pelariannya ke luar negri untuk mengurus semuanya kembali gagal..., dan ternyta dua nama petinggi negara yang dulu menjadi dalang pembakaran rumahnya kembali mnjadi biang dari semuanya... dengan serakahnya mereka ingin menguasai seluruh harta keluarganya...., perlawananpun dilakukannya hingga senin pagipun menjemput.... "

So... meski buku ini penuh dengan intrik, chaos, dan tipu daya serta "kotornya" dunia politik, tapi kita bisa banyak mengambil pelajaran bahwa pada akhirnya kejujuranlah yang selalu menjadikan seseorang lebih mulia di mata Tuhannya....

Dann... supaya teman-teman tdk penasaran degan ceritanya.... mari kita baca bukunyaaaaa.... selamat membaca... :)




“Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.
Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah.
Tetapi setidaknya, kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.”

Rabu, 02 April 2014

Nyontek dari Just a' Notz

Hey... kamu yang sedang masuk kedalam kehidupan yang bukan seharusnya. Sebaiknya endapkan dan hilangkan setiap niat yang menyuburkan perasaan yang lain dan berlumur lumpur. Cobalah menyapu debu yang kini mendesak melekat dan menciptakan sebuah lukisan gaib yang penuh magis. Apapun dan siapapun, akan merasakan hal yang sama. Terbalut gerah yang mengarah pada amarah. Cukup! untuk kali ini suguhan itu hanya di miliki satu hati. Jangan terulang pada hati yang seharusnya kamu hargai. Karena siapapun manusianya, akan menjadi samar dan abu-abu ketika pesona dari kepemilikanmu sekarang dengan bebasnya kamu umbar. Mungkin, itu menjadi haq untukmu. Tapi ingat, ketika haq itu salah tempat. Ada sakit yang dirasakan, bukan secara fisik tapi bathin yang bergelut dalam aroma kealfaan. 

Saat ini sudah seharusnya melepas apa yang bukan menjadi haq mu. Biarkan yang sekarang menjadi resah, bebas bergerak tanpa harus lagi ada jejak yang sama ketika kesempatan itu ada. Seorang sahabat mengatakan, "waktu akan mendamaikan semuanya". Dan itu berlaku untuk mu, untuk seorang yang sedang menelungkup diatas beludru. 

Sakit yang kamu katakan, bukan menjadi tanggung jawabnya. Tapi isilah kesakitan itu dengan setiap kebaikan yang kamu miliki sekarang. Jauhi dan lepaskan! Seorang yang merasakan akibat keadaan itu pun sedang gerimis. Bahkan deras menguras pikirannya. Yah! ini memang sebuah kealfaan. Dari mu untuknya, dan darinya untuk mu. Ketika hati sudah meyakini terkadang pikiran tak lagi sejalan.. 

Seperti berjalan pada keadaan terang namun dipenuhi lubang. Itulah kondisinya, bukan kondisi mu. Kamu punya banyak hal yang dengan mudahnya apapun keinginan mu bisa kamu raih. Tapi seorang itu hanya punya satu hal. Yang menjadikannya seperti sekarang. Seorang itu lemah juga rapuh. Tapi ia masih miliki kekuatan yang  tidak kamu punya. Kekuatan untuk menghindari seluruh keindahan yang dengan nyata terlihat tanpa harus berusaha lebih keras. Hargai dan berdo'alah untuk kehidupan selanjutnya. Terjauh dari sebuah rasa yang salah... 



"sekali alpa yg tercatat"

FAM.....

Catatan ini aku tulis untuk berbagi kepada teman-temanku khususnya kaum wanita......

Sebulan lamanya diriku tidak menulis di blog ini, bukan karena tidak ingin... tetapi bulan lalu menjadi bulan yang cukup berat bagiku....
Berawal 3 bulan yang lalu ketika diriku aktif bermain tennis bersama teman-teman, biasanya sepulang olahraga aku sll pendinginan dan membersihkan diri, sore itu di kala aku selesai mandi... aku merasakan lengan sebelah kiriku kram dan nyeri di bagian dada sebelah kiri.... fikiran burukpun menghantui... jangan-jangan penyakit jantung... satu dua kali nyeri terasa masih kuabaikan hingga nyeri itu smakin sering...., akupun merencankan untuk segera ke dokter...., dan menunggu jadwal cek up tahunanku.... ketika jadwal cek up tahunan ku selesai aku menerima hasilnya... ternyata hasilnya semuanya normal... dan lagi-lagi aku mengabaikan rasa nyeri itu.... sampai suatu malam aku sudah tidak nyenyak tidur d karenakan kram lengan kiri yang teramat.... di waktu itu jadwal bulananku juga sedang datang, ketika aku merasakan nyeri di dada sebelah kiri... tidak sengaja aku memegang (maaf) mammae kiriku (payudara)... dan betapa kagetnya aku ketika aku menemukan benjolan yang lumayan besar pada mammae kiriku.....

Keesokkan harinya aku menjelajahi internet dan mencari tahu penyakit apa yang aku idap dengan gejala2 sperti yang aku alami ...., dari berbagai literatur aku mendapat jawaban bahwa jika seorang wanita dalam keadaan haid atau prahaid, wajar jika mammae kita mengeras dan sakit... waktu yang baik untuk memeriksa kondisi mammae adalah seminggu setelah masa haid selesai...., akupun menunggu selama seminggu setelah masa haidku berlalu... dan ternyata setelah kuperiksa benjolan itu masih ada.... dan bersegerahlah diriku menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan... dokter merujuk untuk dilakukan usg, dan hasilnya ada kista kecil, dan dokter menyatakan aman untuk saat sekarang dan kembali konsul lgi stelah 3 bulan kemudian....

Di waktu aku menunggu... aku sll msh sja merasakan sakit,,, maka aku berinisiatif ke kota Makassar untuk menemui spesial ahli bedah tumor...., Dr. Haryasena, SpB (K) onk adalah dokter yang menjadi tujuanku... stelah di lakukan serangkaian pemeriksaan maka dokter menyarankan agar benjolan itu segera di angkat agar bs d ketahui apakah benjolan itu ganas atau tidak... mendengar kata "operasi" akupun menjadi takut bukan main.... dan setelah di jelaskan lebih lanjut ternyata operasi pengangkat benjolan pada mammae tergolong operasi yang ringan,,, akupun memberanikan diri untuk melakukan operasi

Pasca operasi dan benjolan yang diangkat sudah dibawa ke laboratorium patologi untuk di periksa lebih lanjut di ketahuilalh bahwa benjolan pada mammaeku adalah  fam.
Fam atau Fibroadenoma mammae adalah tumor jinak yang paling sering terjadi pada wanita. tumor ini terdiri dari gabungan antara kelenjar glandula dan fibrosa. secara histologi intracanalicular fibroadenoma pada mammae yang secara tidak teratur dibentuk dari pemecahan antara storoma fibrosa yang mengandung serat jaringan epitel. fam pada mammae yang merupakan kelenjar atau kista yang dilingkari oleh jaringan epitel pada satu atau banyak lapisan. tumor ini dibatasi letaknya dengan jaringan mammae oleh suatu jaringan penghubung. Fam belum diketahui penyebabnya. fam ini berkonsistensi padat, kenyal, dapat digerakkan dari jaringan sekitarnya yang mempunyai bentuk bulat atau lonjong dan berbatas tegas.

Sebenarnya  fam bisa sj tdk di lakukan pengangkatan jika itu sdh diyakinkan mmg fam, tetapi jika fam   sdh terasa nyeri sampai menganggu maka disarankan untuk dilakukan pengangkatan, kebanyakan pengangkatan fam dilakukan untuk keperluan diagnosa apakah ada tanda-tanda keganasan atau tidak.

Sekarang setelah pasca operasi aku sudah tidak merasa sakit lagi, dan jika teman-teman merasakan sakit atau menemukan benjolan pada mammae, jangan langsung berfikiran yang macam-macam, ada baiknya teman-teman memeriksa sndiri mammae teman-teman seminggu setelah haid, dan jika teman-teman menemukan benjolan baiknya segera di periksakan ke ahlinya, karena yang tau kondisi kita adalah kita sendiri disamping hasil diagnosa dokter... so teman2 jgn takut jika menemukan "kelainan" pada mammae teman-teman ^^......, dan segeralah mengubah pola hidup menjadi lebih sehat......