Kamis, 14 November 2013

Mencoba

Mencoba mengambil hikmah di setiap kejadian, mencoba menarik benang merah yang kusut dalam setiap peristiwa, mengendalikan setiap emosi dan hasrat yang kerap kali mengganggu, mencoba bersabar dan menerima setiap cobaan, mencoba melupakan apa saja yang membuat diri bersedih, menerima setiap ketetapan yang mungkin saja bertentangan dengan keinginan kita.....







"miss my best friend"

Selasa, 29 Oktober 2013

Sepatu by tulus.....




Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu 

Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan 
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama 
Tapi tak bisa apa-apa 
Terasa lengkap bila kita berdua 
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana  
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya 

Ku senang bila diajak berlari kencang  
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan 
Tapi aku takut kamu kedinginan 
  
Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu



".......hhhfffttt....... @_@"

Rindu itu....

Merindu itu seperti pungguk yang mengharapkan sang bulan, pongah, resah dan gelisah, ada saja yang mengingtakanmu.... dan bertambahlah keinginanmu untuk bertemu.... ^^

Senin, 21 Oktober 2013

Bubur ayam yang sederhana itu....

Yeepp.... dua hari ini kerjaanku di rumah hanya makan dan makan saja hehehe..., di hari sabtu atau minggu di kotaku ini (maklum kota kecil), ada sebuah warung yang menjual bubur ayam yang ueennaakkk bgt... dan beberapa bulan yang lalu (waktu aku masih rajin jogging ^^), diriku selalu mampir ke warung itu untuk mencicipi buryam sebagai sarapan pagiku.... di kala itu aku bercita-cita akan membuat "duplikat" buryam itu... dan barulah minggu kemarin niatan itu terlaksana, dan... mari kita berbagi resep ^^... :

Bahan Bubur :
1. 3 Cup Beras putih atau sesuai selera
2. Air secukupnya
3. 1 sdt Garam 

Bahan Kuah :
1. Setengah bagian Ayam kampung ( bisa diganti dengan ayam negri)
2. Air
3. Garam secukupnya
4. Bumbu kaldu secukupnya

Bumbu d haluuskan
1. 3 Siung bawang merah
2. 2 Siung bawang putih
3. 3 biji kemiri sangrai
4. 1/2 sdt ketumbar
5. 1 lmb daun salam
6. Garam secukupnya

Pelengkap :
1. Daun bawang di iris tipis secukupnya
2. Bawang goreng secukupnya
3. Sambel tumis secukupnya
4. kerupuk secukupnya
5. kecap secukupnya 

Buryam yang sederhana hehehe.....

Cara membuat :
Masak beras bersama air sampai menjadi bubur, sesaat sebelum di angkat tambahkan garam dan sisihkan..., masak ayam kampung bersama air sampai ayam lunak..., setelah ayam lunak pisahkan ayam dengan air kaldu dan goreng ayam tadi menjadi kuning kecoklatan dan suwir-suwir, sisihkan... sementara itu biarkan air kaldu tetap di atas api kecil
Tumis bumbu halus sampai harum dan masukkan ke dalam air kaldu tadi, tambahkan garam dan bumbu kaldu biarkan mendidih angkat dan sisihkan...
Penyajian : setelah semua bahan sudah siap..., masukkan 4 sendok sayur atau sesuai selera bubur di dalam mangkuk, siram dengan kuah bubur, taburi d atasnya dengan ayam suwir, daun bawang dan bawang goreng serta kerupuk, tambahkan sambel tumis dan kecap bila suka... dan bubur kitapun siap di sajikan ^^

Kamis, 10 Oktober 2013

kutipan

Mari Jadikan ini sesuatu yang biasa saja. Benar-benar biasa.
Tanpa kekhawatiran, tanpa kegundahan dan juga tanpa kesedihan.
Anggap saja ini adalah sebuah proses yang dilakukan seseorang yang kembali melanjutkan perjalanannya. Melangkah untuk menaklukkan tempat baru, tantangan baru untuk menyambut takdir yang baru.
Biasa saja :)




"A5, menunggu lagi "

Rabu, 02 Oktober 2013

........

Mengeluh atas yang sedikit, lupa bersyukur atas yang banyak, untaian kata atau hanya sekedar sampah???, lupa ketika zona nyaman menghampiri, kalut ketika ujian kecil menyapa…. ragu atas kehendakNya… kelelahan atau memang masih meragu???…, alarm-alarm kerap kali menghampiri bahwa “di atas langit masih ada langit”…, “selalu melihatlah kebawah niscaya akan selalu engkau temui mereka2 yang lebih kurang beruntung darimu”… “padi itu hebat… semakin berisi, semakin menunduk”, dan yang pasti “tidak akan ada yang abadi di bawah kolong langit…, bahkan langit sendiri… yang ‘hidup’ lebih lama dari kita”


 

"santai lah...... -__-"

Jumat, 27 September 2013

Sekotak Nasi

Selamat malam  sebuah kotak putih yang tersaji di depanku, selamat datang sebuah kotak lebih kurus dari kotak yang  tadi..., begitu kumelihatmu.... seleraku membucah, ingin rasanya cepat2-cepat membukamu, ketika penutupmu ku buka... tercium dengan jelas aroma masakan membuat perutku tiba-tiba lapar...., satu persatu kuangkat bungkusan-bungkusan kecil yang ada didalammu, sebuah potongan paha ayam berlemak berbaur dengan ranumnya buah tomat, minyak menggenang di sekitarnya menandakan ayam itu baru saja di tumis secara sempurna, kuangkat lagi sebuah bungkusan kecil ke dua, ada byk tempe-tempe imut berbaur dengan kcang tanah yang di goreng renyah.... warna mereka coklat muda nyaris menjadi coklat kehitaman... hhmm ada byk kecap sepertinya di sana, kuangkat bungkusan kecil ketiga dan membolak-baliknya sambil menekan-nekannya dalam hati bertanya apa yach ??..., oow rupanya 3 potong daging sapi yang di iris tipis berbaur dengan beberapa bumbu dapur menyengat, kupandangi bungkusan kecil keempat.. yach kombinasi wortel, buncis, dan beberapa sayuran lainnya dengan kuah kental dan tambahan bakso dan potongan-potongan kecil daging ayam, sayur yang sama yang kuperoleh 4 hari yang lalu.......tiba-tiba selera makanku menguap... entah sudah berapa lama makanan itu menjadi makan siang atau malamku...., sebuah pisang kecil teronggok pasrah di sudut kotak itu, sepertinya  si pisang sudah di petik 2 hari yang lalu..., dan.... sebuah botol air mineral bermerek kembali masuk ke laci mejaku, tanpa menyadari bahwa si botol telah berdesak-desakan dengan botol minuman yang lainnya..., sepertinya botol air tersebut harus segera di bagikan lagi ke tetangga meja... biar tidak menjadi tumpukan air minum, sekotak susu coklat dan sekotak jus buah ikut ngantri menunggu gilirannya.... hhhmm 2 kotak minuman lagi..., si susu dan si jus dengan senang riang masuk ke dalam tasku..., 2 bocah berwajah malaikat yang serupa akan dengan riang gembira menyambutnya.... ^^


Dan.....kupandangi kembali kotak yang bertuliskan AL-MAIDAH itu, seketika rasa syukur terucap di dalam hati bahwa begitu besar anugrah yang Allah beri padaku... lewat 1 kotak nasi dan sekotak kue, diri menjadi tau makna menghargai pemberian dan menghargai tiap tetesan keringat untuk memperolehnya.... *jadi urung untuk tidak memakannya... dan sekotak nasipun berpindah tempat ke dalam perutku..... Alhamdulillah....... ^^




"nafsu makan yang hampir hilang karena kejenuhan melihat kotak nasi"

Kamis, 26 September 2013

Iri....

Baru ada kesempatan membuka lembar-demi lembar blog-blog yang sering aku kunjungi dan hanya satu yang muncul di benakku... : IRI.... yach, iri melihat mereka sudah berkembang dengan tulisan-tulisan bagusnya, iri dengan semakin indahnya untaian kata-kata yang mengalir di depan layar itu, iri dengan kosa kata dan penempatan kata yang mereka pilih...., begitu pesat kemajuan menulis mereka, dan diriku lagi-lagi stuck... dan merasa selalu saja ada yang kurang (masyaAllah... ampuni yach Rabb atas iri yg msh terpelihara)...

Hhhmm... ada untungnya juga diri ini "iri" setelah melihat blog teman-teman...., diri semakin terpicu untuk terus berusaha menulis dan menulis... mungkin saat ini  tulisanku hanyalah sekedar keluh dan kesah.... tapi diri berharap, kelak tulisan-tulisanku dapat menjadi manfaat bagi banyak orang (insyaAllah..., semoga...!!!)

Dan... senang rasanya bahwa di penghujung minggu ini bisa sedikit meluangkan waktu untuk "mengobok-obak" tuts komp ini, setelah istirahat cukup lama, meski suara ketukan di pintu kantor tiada hentinya....^^, dan ternyata bahwa..... "iri" bisa pula menjadi pemompa semangat kita untuk terus berbuat..., melakukan hal yang baik, dan memicu diri agar tidak "malas" melakukan sesuatu yang baik.....  ^^....





"masih oleng-oleng... setelah "tidur" sekian lama hehehehe....."

Ada apa dengan cinta???

Masih ingat gak dengan judul film ini??, bisa dikatakn bahwa film AADC (ada apa dengan cinta), adalah salah satu pelopor bangkitnya kembali dunia perfilm-an di Indonesia.... di film itu ada beberapa adegan dimana si pemeran utama membacakan beberapa puisi yang menurutku punya makna yg daleemm (hehehe...) dan membuat film itu semakin "hidup", dan ternyata puisi - puisi itu di buat olah satu orang yaitu Rako Prijanti....., meskipun puisi-puisi itu dah jadul buanggett, tapi masih asyik tuch untuk di baca.... so yuk kita berpuisi kembali ^^


Puisi cinta untuk sahabatnya
Ketika tunas ini tumbuh
serupa tubuh yang mengakar
setiap nafas yang berhembus adalah kata
angan, debur dan emosi
bersatu dalam jubah terpautan
tangan kita terikat lidah kita menyatu
maka apa terucap adlh sabda pendita ratu
ahh... diluar itu pasir, diluar itu debu
hanya angin meniup saja
lalu terbang hilang tak ada
tapi kt ttp menari, menari cuma kt yg tahu
jiwa itu tandu maka duduk sj.., maka akan kita bawa semua
karena kita adalah SATU (hhmmm ini cocok bgt buat sahabat2 sepanjang masa kita hehehehe... ^^)

Puisi rangga yg menang lomba di sekolahnya
Kulari kehutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi...sepi dan sendiri aku benci
ingin bingar aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
enyah saja kau pekat, seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai...
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaaring laba-laba belang di tembok keraton putih
knp tak goyangkan sj loncengnya biar terdera..
atau aku hrs lari ke hutan belok ke pantai????

Puisi rangga buat cinta
Perempuan dtg atas nama cinta
bunda pergi karena cinta
digenangi air racun jingga adlh wajahmu
seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya????
meninggalkan hati unk dicaci
lalu sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa
ada apa dgn cinta???
tapi aku pasti kembali dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya
bukan untuknya
bukan untuk siapa
tapi untukku....
karena aku ingin kamu...
ITU SAJA...


yyeeppp..., masih tetap keren kan????



"nyuri2 kesempatan mencatat ini hehehe.... "

Selasa, 24 September 2013

Kuning.....

Melupakan sejenak kuning, bukan karena tidak menginginkannya lagi... tp karena kuning menjadi sangat langka, dan putihpun bisa jadi lebih baik.... semoga berkah.....



Hanya ini yang bisa tercatat di sela kegiatan yang super padat.... -__-