Selasa, 19 Januari 2016

Pukis

"Tante Niniek belikan ki kue pukis... itu ada na jual di sana..." permintaan ponakanku ketika aku men-jagakan toko mammix karena beliau lagi ke pesta...., 
"Tidak ada uang tante niniek bawa nak".... jawabku... 
"jaganmi pale.... tapi pintarkikah buat kue pukis???, kita bikinkan ka saja besok le'.....
"ooww  iya e... gampang ji itu kue pukis... nanti besok tante niniek buatkan... gak usak beli-beli... malah lebih enak buatan tante niniek..." padahal aku tidak pernah buat... dan mengucap dalam hati... gampangggg kok... tinggal search di internet dan jadi dech.... hehehe
Sayangnya, aku belum sempat membuatkan ponakanku kue itu, dia sudah keburu berangkat ke Makassar untuk memeriksakan kesehatannya... dan karena aku sudah janji... maka awalnya aku buat dulu (untuk test2 awal sebelum dia datang)... hehehe...
Ada dua versi kue pukis hasil jelajahku di internet.... dan aku mencoba versi pertama yang menggunakan santan... uji coba pertamaku ternyata gak sesuai dengan ekspektasiku... kue itu nyaris gagal dan aku belum tau di mana letak kesalahannya...., dan lebih sakit hati lagi (hahaha^^), ponakanku yang kembar bilang bahwa itu bukan kue pukis tapi kue buroncong... wkwkwk (sakit gak tuch di protes abis sama ponakan sendiri hahaha... T__T)
Dan karena penasaran dengan kue yang nyaris gagal itu... maka kubuatlah versi ke duaku dengan memperhatikan setiap detailnya agar tidak terjadi kegagalan lagi... dan yyyeeeyyyy.... akupun berhasil... dan ponakanku sangat menyukainya....
Berikut adalah resep yang kutemukan di internet... dan aku modifikasi sedikit menurut versiku... ^^+

Yeeeyyy.... tidak gagal lagi hehehe..... ^^
Bahan-bahan :
1. 250 gram terigu
2. 200 gram gula pasir
3. 4 butir telur
4. 250 ml susu (bisa di ganti dengan santan)
5. 1 sdt ragi instant (aku pake merek haan)
7. 100 gram mentega cair
6. Vanili secukupnya
7. Maises ceres untuk taburan

Cara membuat :
Kocok telur dan gula sampai mengembang, setelah cukup mengembang masukkan vanily dan ragi instant kocok lagi sebentar... setelah cukup mengembang masukkan sedikit demi sedikit tepung terigu bergantian dengan susu... aduk smpai merata... terakhir masukkan mentega yang sudah dicairkan...., tutup adonan dengan plastik wrap dan diamkan selama 30 menit sampai adonan sedikit berbiuh... stelah 30 menit, panaskan cetakan pukis sampai cukup panas (kurang lebih 180 derajat celcius), kecilkan api... dan masukkan adonan pada cetakan sampai 3/4 cetakan (jangan penuh biar ada ruang untuk adonan mengembang), panggang di atas apai kecil... setelah setengah matang taburi maises ceres di atasnya dan panggang lagi sampai kue matang, yang di tandai dengan pinggiran kue agak mengering... angkat dan sajikan.....


Well... kalau resep ini kurang jelas ^^... temanteman bisa lihat di cookpad saya https://cookpad.com/id/resep/530664-kue-pukis-maises?ref=recipe Okay guys met masak yachhh..... ^^



Ngebake itu sperti menemukan separuh jiwa kita hahaha.... lebay.com ^^

Agar Menemukan

Kau butuh hilang agar dicari, kau butuh pergi agar bisa pulang. Kau butuh kesepian agar ditemani, kau butuh diam agar ditanya.
Hanya saja, seringkali kita mengeluhkan tentang jalan yang harus kita tempuh demi apa yang kita cari. Seringkali kita setengah hati menjalani jalan yang sebenarnya mengantar kita pada apa yang kita cari, hanya saja kita tidak tahu tentang itu.
Yang kita tahu hanya sebatas pada apa yang kita rasakan saat ini, pada apa yang terlihat dan terdengar. Kadang dan lebih sering menyakitkan juga melelahkan tapi kita tidak punya pilihan selain menjalani.



By : Kurniawan Gunadi

Senin, 04 Januari 2016

Bluder Alias Roti Tulban

Libburrrr panjangkupun berakhir, dan liburanku ku isi dengan membuat aneka resep makanan yang mudah dan simple, aku juga menyempatkan membuat bluder (yang terakhir baru aku tau namanya adalah roti tulban) yang di beri resep oleh temanku....
Awalnya kue ini di buat oleh yani.... karena aku merasa gak asing dengan kue ini.. akupun menjadi penasaran dan meminta resepnya ke yani..., dan pada hari aku mencoba membuatnya akupun di komentari oleh mamaku katanya kue itu selalu dibuatkan di jaman dahulu kala di waktu aku masih SD, yang di beri nama Roti tulban.... dan barulah aku ngeh... pantas saja kue ini tidak asing bagiku... hehehehe.....
Di pagi itu akupun meng"obok2" ^^, isi dapurku untuk mencari bahan-bahan kue ini... dan ternyata semua ada... hanya kurang mentega saja.... dan mulailah aku membuat kue tersebut dengan terlebih dahulu meminta tolong ke ponakan untuk di belikan mentega..... yukk di simak..... !!!!!


Nnyyyaammm cake + roti sekalian hehehe.... ^^
Bahan-bahan :
1. 500 gram Tepung Terigu
2. 250 gram Gula Pasir
3. 1/2 kaleng Susu Kental Manis
4. 3 Butir Telur
5. 1 Sachet Ragi Instant (aku pake Haan)
6. 250 ml Air Hangat
7. 200 gram Mentega Cair

Cara membuat :
Dalam wadah besar campur tepung terigu, gula pasir, ragi instant dna aduk sebentar, setelah cukup tercampur rata masukkan telur dan adul lagi... masukkan skm dan aduk sebntar lagi... lalu masukkan air sedikit demi sedikit sambil terus di aduk-aduk, untuk mengaduknya cukup menggunakan sendok kayu atau spatula, setelah semuanya rata, terakhir masukkan mentega yang sudah di cairkan, aduk lagi sebentar..., masukkan adonan pada loyang/talang yang sudah diolesi mentega dan di taburi sedikit terigu.... diamkan adonan selama 30 menit, setelah 30 menit panggang adonan selama 30 menit dalam oven yang bersuhu 180 derajat selcius sampai kue kita kuning kecoklatan... dan kue kitapun siap... sajikan ketika kue sudah dingin... sangat nikmat di hidangkan sebagai teman minum kopi atau teh.....

Segitu dl yach guys... resep yang ku bagikan... oh iya sensasi ketika kita memakan kue ini seperti makan roti dan cake sekaligus hehehe...  dan kalau misalnya kalian rada2 ribet membaca resep ini... kalian bisa baca versi simplenya di cookpad aku dengan nam marlianimustamin....... ^^




Semangat libur dan semangat ngebake... hehehe

Senin, 30 November 2015

Arkarna

Tiga hari ini Sorowako mendadak menjadi ramai sekali, itu d akibatkan adanya festival danau matano yang di adakan pemda LUTIM.... banyak sekali "wajah-wajah baru" yang menurutku asing dan tidak pernah kulihat hehehe... ^^, maklumlah acara ini di peruntukkan untuk masyarakat yang berada di bawah kecamatan Luwu Timur....
Ada yang menarik dari festival tersebut, mereka mengundang band dari luar negari... Sorowako di datangi artis-artis dan biduan ibikota itu sudah biasa karena dahulu di waktu PT. Inco belum berubah nama menjadi PT. Vale..., hampir tiap tahun di Sorowako selalu dihibur oleh artis-artis ibukota, kali ini berbeda karena  pemda Lutim menghadirkan Band asal luar negri Arkarna, dan pantas saja FDM (fetival danau matano) ini menghabiskan dana yang cukup spektakuler.... hal yang sangat mubazir menurutku :).....
Arkana... dahulu aku mengenalnya ketika lagunya ngehits dan booming abis di tahun 90-an... "So litle time so much to do".... masih ingat sekali dalam ingtanku waktu itu aku masih abg ^^ dan senang-senangnya dengan band-band yang lagi trend... dan lagu mereka selalu saja ku senandungkan meski tidak hafal liriknya hehehe, penasaran dengan band ini mka saat itu aku membeli majalah yang cukup populer di masanya hanya untuk mencari tahu profil mereka... (maklum saat itu internet belum menyentuh hari-hariku hehehe)... dan tahulah aku bahwa arkarna adalah band yang berasal dari Inggris sana...
Belasan tahun berlalu dan arkarna terlupakan olehku dan digantikan dengan band-band yang lain..., dan ketika 17-an tahun ini kembali aku dikejutkan oleh band ini karena mereka muncul menyanykan lagu gomloh, gebyar-gebyar dengan bahas Indonesia yang cukup fasih.....
Dan sekali lagi aku dikejutkan dengan band ini dengan kabar mereka akan datang ke kotaku untuk meramaikan FDM... tidak pernah terfikir olehku mereka akan langsung perform d hadapanku... heheh (dihadapan masy. Sorowako pula tentunya)
Dan Siang kemarin ketika aku sibuk mengantar ponakanku yang akan karnaval, yang masih rangkaian FDM, iseng2 aku melihat mereka cek sound.... dan akupun menyadari bahw mereka hanya manusia biasa sama sperti kita yang diberi talenta oleh Allah di bidang musik..... dan ku menyadari betapa lebaynya aku dahulu kla sampai bela2in nyari profil mereka di majalah hanya karena rasa kekepoan yang ingin tahu tentang mereka ckckckckc.....
Dan malam mereka tampilpun tiba...., akupun mnjadi galau... karena saat itu rasa kantuk menyerang diriku... dan akupun ingin meihat mereka perform secara live... tetapi setelah ku petimbangkan akhirnya aku memilih untuk mengikuti rasa kantukku... dan mengabaikan sura sound mereka yang menggelegar dari arah lapangan yang memang dkt dari rumah, akupun tidur dengan damai... hehehehe...., dan yuppzz selamat menikmati kawan-kawan... dan bagiku... cukuplah aku merasa puas dengan membaca "laporan" tentang mereka di sosmed di keesokan harinya... ada yang pro dan ada yang kontra.... itu semua adalah pilihan #seperti pilihanku untuk mengikuti rasa kantukku hahahahaha...... ^^




Panggung yang megah, penonton yang ribuan, lighting yang mewah dan sound yang keren... membuat Sorowako serasa di luar Negri hehehehehe.....

Sabtu, 21 November 2015

Terimakasih

Terimakasih karena telah memalingkan wajahmu....
Karena setiap kali aku mengingatx
Aku belajar akan selalu peduli kpd siapapun
Karena skt skali tdk d pedulikan

Terimakasih tlh mninggalkanku
Karena setiap kali aku mengenangnya
Aku belajar akan sll setia
Karena skt skali tlh d tinggalkan

Terimakasih krn telah menolakku
Karena tentu sj itu hak setiap org menerima atau menolak
Tapi aku belajar untuk sll berusaha memahami
Meski sekeras apapun aku ingin menolak org lain

Terimakasih tlh menghinaku
Karena setiap masa hinaan itu terngiang
Aku beljar akan sll menghormati dan menghargai
Karena demikianlah sifat mulia manusia

Terimakasih telah menuduhku
Karena tuduhan yg palsu akan menguatkanku
Juga tuduhan yg benar membuatku memperbaiki diri
Tiada rugi mendengar tuduhan itu

Terimaksih tlh melupakanku
Karena smakin d lupakan sesuatu akan semakin diingat
Aku tdk akan mghabiskan wkt dlm kesedihan
Apalagi balas turut melupakan

Terakhir,
Terimaksih telah menyakitiku
Krn  rasa skt akan membuatku lbh kuat
Bersabar atas setiap detik rasa skt itu
Untuk besok  lusa, mnjadi kebal atas racun yg sama...




By : Tere Liye... Puisi terimakasih


Kamis, 19 November 2015

terpaksa

kamuh yang memaksaku
kamuh yang mendorongku
kamuh yang membuatku begitu
dulu pernah aku bilang.... 
bahwa sedetik sudah lebih dari cukup untukku
sedetik hanya di dunia maya
dan aku tidak meminta apa-apa lagi
tetapi ternyata, bagimu itu terlalu banyak untukku....
aku selayak pengemis yang terus menghiba
aku selayak sipenyakitan yang mencari penawar
dan ku sadari... harus ku akhiri
memutus rantai-rantai penghubung
menikam dengan paksa setiap rasa itu
sulit pastinya... tapi bisa.... karena waktu akan melupakannya......

Jumat, 13 November 2015

My Trip My Adventure Kendari

Yyeepp... Bulan ini aku berkesempatan untuk menginjakkan kakiku di kota Kendari, Ibu kota Sulawesi Tenggara yang masih tetanggaan dengan Sulawesi Selatan...^^, Sebenarnya perjalananku ini tidak pernah ada dalam perencanaanku... tapi perjalanan ini merupakan perjalanan yang "diaturkan" oleh kantor tempatku bekerja....
Yach aku berangkat ke sana karena ditugaskan dari kantor untuk pergi bekerja hehehe ^^...., di awal perencanaan keberangkatan sebenarnya bersama dengan pak Yusuf... tapi karena sesuatu dan lain hal maka beliau di gantikan dengan rekan kerjaku Sabil...., seminggu sebelum keberngkatan kami mengurus sendiri semua perjalanan kami mulai dari pemesanan tiket... dll, minggu tersebut aku dan Sabil berbagi tugas... beliau bertugas untuk memesan tiket dari Mks-Kendari, dan Kendari-Mks... sedangkan aku bertugas memesan tiket dari Srk - Mks, dan Mks - Srk, sebenarnya perjalanan ke kendari bisa saja di tempuh melalu jalur darat selama kurang lebih 12 jam dari Sorowako... tetapi karena jalannya berkelok-kelok dan belum ada mobil angkutan ke sana... maka perjalanan yang mudah sekaligus aman dan nyaman ^^ adalah menempuhnya melalui jalur udara.....
Maka pukul 6 pagi di hari minggu berangkatlah aku menunju bandara srko untuk bertolak menuju Mks, pukul stgh 8 kami sudah tiba di kota Mks dan karena pesawat kami untuk ke kendari masih 3 jam lebih, maka kami hanya menunggu d ruang tunggu sambil bercerita..., pukul 11 berangkatlah mai menuju kendari... dan 45menit kemudian kamipun tiba di kota kendari...
Kota ini masih asing bagiku dan Sabil... dan setelah mengurus barnag kami... kamipun segera mncari angkutan umum (taksi) untuk segera menuju penginapan yang telah di sediakan..., pada saat adzan dhuhur berkumandang, kamipun tiba di penginapan... dan di sinilah aku dan sabil berpisah... karena penginapan kita memang terpisah...., setelah cek in dan mengurus segalanya... akupun menuju ke kamar hotel untuk beristirahat...
Hari pertama aku lalui dengan aman dan nyaman... ada 100 orang peserta pelatihan disana, dan hari itu selsai dijam 8 ,malam...., di waktu aku makan malam aku memperoleh kabar dari pusat bahwa pendamping pengajar akan di tarik hari rabu karena ada kesalahan perhitungan budget... dan mulailah aku dan sabil mengurus segalanya...
Hari kedua aku lalui dengan baik pula... sebelum program pelatihan di hari ke dua selesai akupun menyampiakan kepada pengajar utama dan panitia bahwa aku tidak bisa melanjutkan tugas karena ada instruksi dari pusat untuk pnarikan pengajar pendamping... dan sore  harinya aku sempatkan untuk keliling2 kota kendari bersama sabil.....
Keesokan harinya pukul stgh 9 aku dan sabil cek out dan beranjak menuju bandara untuk kembali ke srko, dan pukul 12 akupun sudah ada di kota Mks...
Rencana berdua dengan sabil... kami ingin mengelili kota Mks sebentar sebelum kembali ke srko dgn menggunkan Bus malam.... dan disinilah aku kehilangan HP, Hp yang baru 4 bulan aku pakai...., sedih rasanya... tapi begitulah... kita tidak bisa memprediksi yang akan terjadi pada diri kita....
Malam harinya aku meninggalkan kota Makassar dengan rasa sedih dan ikhlas... ikhlas kehilangan benda yang sangat kusayang... T__T.....
Dan hari kamis, akupun smpai di kota soroako.... unutk melanjutkan kembali aktifitasku


Satu hal yang bisa ku pelajari... selalu hati-hati dan selalu waspada dimanapun kita berada, semoga yang menemukan HPku memakainya dan bisa bermanfaat untuknya......  

Note : sebenarny aku mau memposting foto2ku di kendari di sini... tapi foto2 itu sudah hilang bersama hiangnya HPku hhikksss......

Senin, 12 Oktober 2015

Lautan Langit

lautan dan langit itu sama-sama luas, sama-sama tak bertepi. keduanya tidak bisa kita ukur dengan satuan. lautan dan langit itu sma2 terlihat biru, padahal kita sama-sama tahu bahwa sbenarnya keduanya jernih, bening, tanpa satu warnapun ada di dalam dirinya.
Bisakah kesabaran kita seluas lautan?? bisakah hati kita sejernih langit? kalaupun suatu saat kita melihatnya berubah warna karena terpaan sinar matahari, bisakah warna itu memberikan keteduhan dan kenyamanan bagi siapapun yang memandangnya? sebagaimana hati kita, bisakah warna yang lahir darinya adalah warna kebaikan yang tulus, ikhlas, dan bisa dirasakan oleh hati orang lain??
Hidup kita tentu tidak lepas dari berbagai permasalahn, maka kita akan sama-sama meluaskan ruang penerimaan di hati kita agar senantiasa lapang. selelu memberikan ruang untuk belajar, ruang kesabaran, ruang keiikhlasan, dan ruang yang penuh dengan prasangka baik.
Luasnya hati tidak pernah kita saksikan wujudnya. setiap orang yang kita temui tengah bergelut dengan dunianya sendiri. dunia yang tentu saja sebagaiman dunia yang kita pijak hari ini, memiliki lautan dan langit. tempat yang luas untuk menampung segala keresahan dan ruang luas untuk di maknai. Tempat itu adalah HATI.....



Kurniawan Gunadi - Lautan langit

Rabu, 16 September 2015

Tugas Akhir

Setiap kali aku menyaksikan pengumuman kelulusan sebuah sidang Tugas Akhir... aku selalu saja merasa terharu... entah karena kebahagiaan mahasiswa sidang atau karena betapa kerennya seorang mahasiswa yang sedang mempersentasekan tugas akhir mereka... Aku pernah melalui masa ini... masa di mana segalanya di pertaruhkan, masa di mana emosi menjadi labil, dan masa ketika aku selalu menikmati rasa kekampus tanpa menyentuh air sedikitpun.... hehehe....
Kala itu aku berempat dengan teman kuliahku yang alhamdulillah mereka adalah teman dekat sekaligus teman studioku yang alhamdulillah sampai saat ini masih aku sebut sebagai sahabat.... Aku, Ira, Chalink, dan Ical.... berempat kami membuat alat yang merupakan skripsi kami...., aku sangat beruntung karena kala itu aku sekelompok dengan teman-teman yang menghargai wanita, jadi jika kami akan asistensi di malam hari... aku dan ira tidak pernah ikut hahaha.... ^^ pembimbing kami saat itu adalah p' Arief dan p' Nojeng... (entah bagaimana kabar mereka sekarang)...
Judul yang kami angkat  adalah kontrol motor berbasis PLC dengan PID, saat itu aku pribadi selalu saja merasa was-was... karena judul kami kelihatannya lumayan sangar... dan untunglah kala itu kami juga memperoleh bimbingan tambahan dari senior kami, k' Hasmin... beliaulah yang banyak sekali membantu kami... mulai dari pembelian alat, perakitan alat tersebut, karya tulis kami... dan lain-lain (big Thanks untuk beliau)....

Sesaat sebelum Ujian Meja
Masa-masa TA itu aku lalui dengan segala dinamikanya... mulai dari kalung emasku yang mesti masuk ke penggadaian untuk menutupi biaya sidang salah satu teman, laporan karya tulis yang harus di corat coret dari pembimbing, kumpul dan begadang d rumah chalink untuk sekali lagi mempelajari alat kami, sampai resistor yang terbakar yang membuat kaget.....^^
Ada dua momen yang tidak bisa kulupa... momen yang pertama ketika kami berkumpul d mushollah rumah chalink selepas dari kampus... di papan tulis ada sebait kata yang sampai saat ini berbekas di hatiku... "Resopa Temanginggi Na Malomo Na lettei Pammase dewata".... yang artinya kurang lebih : hanya perjuangan dan kerja keras terus menerus yang akan mendapat ridho dari Allah SWT
Kata-kata ini di tuliskan oleh bapak temanku yang sekarang sudah almarhum (Al-fatihah buat beliau) ketika kami berada di kampus.
Momen yang kedua, ketika kami belajar bersama di malam hari... aku yang karena kesibukan TA jadi kurang memperhatikan kebersihan diri... dan karena hal ini pulalah yang membuat kami tertawa ngakak di malam buta.... (saya tidak ceritakan detailnya di sini karena malu2in hehehe)....., kebersamaan kami terus berlanjut sampai di ujian meja... Malam H-1 sekali lagi kami mengundang k' Hasmin dan kali ini di kost2anku, untuk sekedar mengulang lagi semua materi Tugas Akhir kami.... dan keesokan harinya berbekal doa dan restu dari orangtua (meski beliau di kampung) kamipun berangkat dengan mantap untuk melakukan persentase uian meja kami.
Dan di sanalah kami 3 jam lebih dengan rasa cemas, 3 jam lebih dengan pergulatan pertanyaan, 3 jam lebih dengan jantung yang berdegup d atas rata2,  3 jam lebih masa depan kami di pertaruhkan.... dan alhamdulillah 3 jam lebih berakhir dengan kebahagiaan dan air mata..... ^___^
Dan setelah aku melalui semua itu... dan menyaksikan kembali di depanku mahasiswa2 yang menghadapi sidang TSA.... hanya satu yang terbesit di dalam hatiku.... "adik-adik... hidupmu yang sebenarnya baru akan di mulai setelah pengumaman sidang TSA mu di bacakan...." So....Nikmatilah..... ^^



"menerawang jauh di pertengahan tahun 2003"

Selasa, 25 Agustus 2015

Marchingband....

Disetiap hari jumat di ATS selalu di isi dengan UKM... dan UKM yang ada di ats, hanya sebatas ukm di bidang olahraga saja, semester lalu aku kebagian untuk mendampingi mahasiswa2 yang ,engambil ukm bola volley... beda dengan semester ini..., di semester ini aku kebagian mendampingi mahasiswa2 di ukm seni dan budaya... yang sayangnya ukm ini belum di adakan rutin....

Menjelang 17-an ats mendapat undangan untuk mempersembahkan marchingband di hari kemerdekaan nanti selepas upacara bendera, dan karena latihan marchingband ini tidak di lakukan rutin, maka mau tidak mau kami kebut2an untuk melatih mahasiswa2 kami... aku yang kebagian ukm seni harus mendampingi adik2 mhs pada saat latihan... dan karena kami tidak punya pelatih khusus, maka kami undanglah pelatih dari Makassar yang memang sudah berpengalaman untuk melatih marchingband... pelatih ini di perkenalkan oleh rekan aku Karmila SW yang memang pernah mengambil ekskul marchingband sewaktu beliau kuliah dulu...

Dan waktu 2 minggu itupun menjadi hari-hari yang sibuk untukku.. karena selepas kerja, aku harus mendampingi adik2 yang latihan MB, sampai di waktu magrib... begitupula di hari sabtu....

Para Pemain MB ATS

Pemain, Pelatih, Pendamping dan Penanggungjawab MB ATS
Ketika hari H-nya tiba kamipun bersiap untuk melaksanakan tugas kami... cemas dan resah di awal apakah kami mampu melaksanakan tugas dengan baik... mengingat waktu latihan kami hanya 2 minggu... dan ternyata hasilnya tidak mengecewakan..., kamipun memperoleh pujian dan sambutan yang sangat meriah dari warga Sorowako.... dan aku akan membagikan video ketika hari H-nya... yach lumaynlah untuk latihan yang hanya 2 minggu saja.... ^^





Selamat menonton yach Guys...
Dan sory kalau hasilnya kurang memuaskan maklum masih pemula ...^__^
Dan semoga marchingband ATS tetap exis... chayyyooo MB ATS